BNN RI Bongkar Pabrik Narkotika di Gresik, Lebih Dari Satu Ton Barang Bukti 

oleh
oleh
banner 468x60

Gresik || Detik24jam.id — Jagat publik Jawa Timur mendadak geger. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (RI) dikabarkan berhasil mengendus dan melakukan penggerebekan kakap terhadap jaringan narkoba internasional di wilayah hukum Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pada Kamis (02/07/2026).

 

banner 336x280

Berdasarkan informasi akurat dan investigasi yang dihimpun tim redaksi di lapangan, aparat bersenjata lengkap berhasil mengamankan barang bukti barang haram jenis sabu-sabu dalam sejumlah yang sangat fantastis.

 

Tidak main-main, jumlah barang bukti yang disita disebut-sebut mencapai berat lebih dari 1 Ton.

 

Gudang Prambanan Bizlang Dikepung Petugas:

Aksi senyap namun mematikan dari BNN RI ini menyasar salah satu gudang yang berada di Kompek Pergudangan Prambanan Bizlang, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

 

Lokasi yang biasanya sibuk dengan aktivitas logistik tersebut mendadak tegang setelah sejumlah petugas mengapung dan melakukan sterilisasi area.

 

Hingga berita ini diturunkan, tensi di sekitar lokasi pergudangan masih dijaga ketat oleh aparat keamanan.

 

Petugas berpakaian preman maupun berseragam lengkap masih terus melakukan pendalaman, olah TKP, serta proses penyelidikan intensif guna mengorek keterangan lebih lanjut.

 

Keberhasilan itu juga diumumkan dalam undangan konferensi pers yang akan digelar siang ini. Kamis 2 Juli 2026, pukul 15.00 WIB.

 

Dalam undangan melalui pesan WhatsApp yang diterima detikjatim, akan diadakan konferensi pers pengungkapan Narkotika jaringan internasional kuncup/bunga Canabinoid dari Thailand.

 

Selain hari dan waktu, dalam undangan tersebut juga dicantumkan lokasi pers rilis di sebuah Komplek Pergudangan Prambanan Bizlang, lengkap dengan Google Maps tempat Narkoba diamankan.

 

Pantauan detikjatim di lokasi tersebut, tampak banyak mobil polisi dan BNN Jawa Timur, dan BNNK dari berbagai kota.

 

Pada titik lokasi pers konferensi, terdapat sebuah Gudang bernomor SA-33 yang menjadi tempat penyimpanan Narkoba.

 

Dalam gudang tersebut, terdapat puluhan hingga ratusan koper dan kardus yang diduga berisi barang bukti Narkoba. Dan terdapat Petugas BNN yang melakukan penjagaan.

 

Rilis tersebut akan dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto S.I.K S.H M.Si, Kepala BNNP Jawa Timur Brigjen Pol. Budi Mulyanto S.I.K M.H, serta sejumlah pejabat utama BNN RI.

 

Hadir pula Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dari berbagai wilayah di Indonesia yang selama ini turut bersinergi dalam upaya menggagalkan penyelundupan narkotika melalui jalur laut maupun Pelabuhan.

 

Catatan Redaksi: Jika informasi mengenai berat sabu yang mencapai hitungan ton ini terkonfirmasi valid melalui rilis resmi, maka dipastikan pengungkapan ini akan tercatat sebagai salah satu sejarah Keberhasilan terbesar aparat penegak hukum Indonesia dalam memberantas peredaran gelap narkotika di tanah air.

 

Memburu Otak dan Jaringan Kakap:

Hingga saat ini, pihak BNN RI belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi mendetail, kepastian jumlah berat bruto, maupun identitas para terduga pelaku/kurir yang berhasil diamankan dalam operasi senyap tersebut.

 

Tim Investigasi di lapangan masih terus berupaya melakukan koordinasi dan konfirmasi resmi kepada pihak-pihak terkait, guna mengungkap dari mana asal-usul barang haram tersebut, modus operandi penyelundupan yang digunakan, serta jaringan internasional mana yang bermain di balik pasokan sabu raksasa ini.

 

Bagaimana kelanjutan sepak terjang BNN RI dalam membongkar gurita bisnis haram ini? Siapa saja aktor intelektual yang diringkus? Pantau terus perkembangan eksklusifnya bersambung.

 

*Redaksi*

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.