GRESIK || Detik24jam.id – Semangat kebersamaan dan sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Gresik. Polres Gresik bersama Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar upacara dan tasyakuran pada Rabu (1/7/2026) di Halaman serta Lantai 4 Kantor Pemkab Gresik dengan mengusung tema ’80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat’.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur pemerintahan.
Hadir di antaranya Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha, Kepala BNN Kabupaten Gresik AKBP Suharsi, Ketua DPRD Syahrul Munir, Ketua Pengadilan Negeri Achmad Rifai, Wakil Bupati dr. Asluchul Alif, Kajari Zam Zam Ikhwan, Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman, beserta jajaran Forkopimda lainnya.
Bupati Gresik bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam amanat tersebut, Presiden menekankan lima arah kebijakan strategis bagi Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalitas berbasis teknologi informasi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia menghadapi tantangan era digital, meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi dinamika global, serta memperkuat legitimasi institusi melalui budaya integritas dan respons cepat terhadap aspirasi masyarakat.
Presiden juga memberikan) apresiasi atas kontribusi Polri dalam mengawal berbagai program prioritas nasional, mulai dari program makan bergizi gratis, penguatan swasembada pangan melalui optimalisasi lahan pertanian, pemberantasan judi daring dan narkoba, hingga menjaga iklim investasi di kawasan industri strategis nasional.
Rangkaian upacara ditutup dengan tradisi Andhika Bhayangkari, menyanyikan Hymne Polri, serta doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Korps Bhayangkara selama delapan dekade.
Suasana keakraban berlanjut dalam acara tasyakuran yang digelar di Lantai 4 Kantor Pemkab Gresik. Kegiatan diawali dengan penyerahan santunan kepada 20 anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial Polri kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution membacakan sambutan Kapolda Jawa Timur yang menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh elemen masyarakat melalui semangat Jogo Jatim.
Kapolda juga menyampaikan permohonan maaf apabila pelayanan Polri masih belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa setiap kritik dan masukan menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan menuju Polri yang Presisi.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani memberikan apresiasi atas berbagai capaian Polres Gresik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pengungkapan jaringan narkoba lintas Madura-Gresik telah menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Ia juga mengapresiasi keberhasilan Polres Gresik menjaga situasi tetap kondusif dalam berbagai agenda besar seperti Suroan Agung dan pengesahan warga baru perguruan silat melalui pendekatan dialogis yang tetap menghormati nilai-nilai kearifan lokal.
Selain itu, penanganan berbagai tindak kejahatan, termasuk curanmor, dinilai turut menjaga iklim investasi dan mendukung pertumbuhan UMKM di Kabupaten Gresik.
“Bagi Pemerintah Kabupaten Gresik, keamanan bukan sekadar tujuan akhir, melainkan fondasi utama pembangunan. Ketika daerah kondusif, investasi tumbuh, dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Sebagai puncak acara, Kapolres Gresik bersama Bupati melakukan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun sebagai simbol rasa syukur atas pengabdian Polri selama 80 tahun kepada bangsa dan negara. Kegiatan juga diisi dengan penayangan selayang pandang perjalanan Polres Gresik, pemberian penghargaan kepada personel berprestasi, penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba internal, serta prosesi pelepasan penuh penghormatan kepada personel Polri dan ASN yang memasuki masa purna tugas.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan menuju Kabupaten Gresik yang semakin maju, aman, dan sejahtera.
*Redaksi*













