LUMAJANG || Detik24jam.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Pasrujambe terus berkomitmen mendukung program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah. Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui aksi proaktif personel Polsek Pasrujambe yang turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan sektor pertanian warga.
Memastikan stabilitas pangan di tingkat desa, personel kepolisian turun langsung ke lapangan untuk memonitor produktivitas sektor pertanian. Menggenakan seragam dinas lengkap, petugas memantau hamparan tanaman jagung dan komoditas padi yang tumbuh subur di Dusun Pakurejo, Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang.
Kapolsek Pasrujambe AKP Sujianto, S.H., menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh jajaran kepolisian, termasuk melalui kehadiran langsung personel di lahan pertanian bukan sekadar tugas seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan di tingkat desa.
“Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk aktif menyambangi lahan pertanian warga. Polsek Pasrujambe berkomitmen penuh mengawal program ketahanan pangan nasional ini dari level paling dasar, yakni mendampingi para petani kita agar masa tanam hingga panen berjalan optimal tanpa kendala kamtibmas.”ujar AKP Sujianto.
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa komoditas seperti jagung, memiliki peran strategis di wilayah Pasrujambe. Dengan memastikan produktivitas lahan tetap terjaga, diharapkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal ikut terangkat sekaligus memperkuat stok pangan daerah.
“Tanaman jagung di Dusun Pakurejo ini merupakan salah satu potensi besar wilayah kita. Melalui pengecekan rutin dan komunikasi langsung dengan petani, kita bisa mendeteksi dini jika ada keluhan petani, baik soal pengairan, pupuk, maupun serangan hama, sehingga koordinasi dengan penyuluh pertanian bisa cepat kita lakukan.” Ungkapnya.
Pihak Polsek Pasrujambe juga mengimbau masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan produktif secara maksimal dan tidak ragu melaporkan segala bentuk gangguan keamanan yang dapat mengancam aktivitas pertanian mereka.
“Ketahanan pangan yang kuat adalah pondasi dari keamanan wilayah yang kondusif. Kami berharap sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan kelompok tani di Pasrujambe semakin erat, sehingga swasembada pangan yang kita cita-citakan bersama dapat terwujud.” Pungkasnya.
*Redaksi*




















