Surabaya || Detik24jam.id – Kasus pengeroyokan yang berujung meninggalnya seorang siswa di kawasan Manukan, Surabaya, mulai menemui titik terang. Sat Resmob Polrestabes Surabaya telah mengamankan empat orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto, Sabtu (6/6/2026) kepada Radio Suara Surabaya mengatakan, penangkapan dilakukan setelah Sat Resmob Polrestabes memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penyelidikan mendalam.
Polisi juga meluruskan informasi yang beredar terkait identitas para terduga pelaku. Menurut AKP Hadi, keempatnya bukan anggota perguruan silat manapun kelompok gangster seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial. Mereka teman sekolah korban dan tidak ada kaitannya dengan perguruan silat maupun gangster.
Korban Thomas Julianus Kristianto (19) diketahui menjadi korban dugaan pengeroyokan di kawasan Manukan pada akhir Mei lalu. Setelah kejadian, korban sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat mengalami pembengkakan dan pendarahan di otak.
Meski sempat mendapat penanganan medis, nyawa korban tidak tertolong. Thomas dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (5/6/2026) pagi setelah lima hari menjalani perawatan.
Saat ini, empat terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Surabaya untuk proses hukum lebih lanjut.
“Redaksi”













