JALAN KABUPATEN- KLAKAH – MENUJU DESA GALIH HANCUR BERTAHUN-TAHUN, GELAP TOTAL TANPA PJU: WARGA MERASA DIABAIKAN PEMERINTAH

oleh
oleh
banner 468x60

PASURUAN || Detik24jam.id – Kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Kecamatan Klakah hingga Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, kini memprihatinkan dan memicu kemarahan warga. Ruas jalan yang menjadi akses penting masyarakat itu rusak parah, dipenuhi bebatuan tajam, lubang menganga, serta tanpa penerangan jalan umum (PJU), sehingga berubah menjadi jalur berbahaya terutama saat malam hari dan musim hujan.

 

banner 336x280

Ironisnya, kerusakan tersebut disebut sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa adanya penanganan serius dari pemerintah daerah. Warga menilai kondisi ini bukan lagi sekadar kelalaian, melainkan bentuk pembiaran terhadap keselamatan masyarakat pedesaan.

 

Saat hujan turun, lubang-lubang besar di badan jalan tertutup genangan air dan nyaris tidak terlihat oleh pengendara. Kondisi itu kerap memicu kecelakaan tunggal, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas di jalur sepi tersebut. Belum lagi minimnya penerangan membuat suasana jalan gelap gulita dan rawan tindak kriminalitas.

 

Salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku resah dan kecewa karena hingga kini belum ada perhatian nyata dari pemerintah.

 

“Sudah lama sekali jalan ini rusak dan tidak pernah diperbaiki. Kalau malam benar-benar gelap, tidak ada lampu sama sekali. Banyak orang jatuh apalagi saat hujan karena lubang tertutup air. Kami ini seperti tidak dianggap. Padahal jalan ini dipakai masyarakat setiap hari,” ungkapnya.

 

Warga mempertanyakan ke mana perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur dasar yang menyangkut keselamatan masyarakat. Sebab, jalan tersebut merupakan akses penghubung aktivitas warga, pertanian, hingga perekonomian masyarakat di wilayah Pasrepan dan sekitarnya.

 

Masyarakat berharap Bupati Pasuruan, Dinas PU Bina Marga, serta instansi terkait segera turun langsung melihat kondisi di lapangan dan tidak hanya menunggu laporan viral atau korban berjatuhan lebih banyak.

 

“Jangan tunggu ada korban jiwa baru bergerak. Jalan ini sudah sangat layak diperbaiki dan dipasang penerangan jalan,” tegas warga lainnya.

 

Jika kondisi ini terus dibiarkan, warga khawatir kerusakan jalan akan semakin parah dan membahayakan pengguna jalan setiap harinya. Mereka meminta pemerintah segera mengalokasikan anggaran perbaikan dan pemasangan PJU sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan masyarakat Kabupaten Pasuruan. (MLDN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.