Pulang Pisau – Suasana di SMP N 1 Atap Banama Tingang tampak berbeda pada Rabu (25/02/2026) pagi. Jajaran Polsek Banama Tingang hadir langsung ke tengah-tengah siswa dalam program Police Goes To School untuk memberikan edukasi mendalam mengenai ancaman kenakalan remaja yang kian beragam.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Banama Tingang, Ipda Fasca Candra Lukmana, S.S., bersama Kanit Binmas dan personel Bhabinkamtibmas ini, dikemas secara interaktif guna memastikan pesan kamtibmas tersampaikan dengan baik kepada para pelajar.
Dalam paparannya, Ipda Fasca menyoroti maraknya aksi bullying atau perundungan yang dapat merusak mental generasi muda. Ia menjelaskan bahwa tindakan menyakiti sesama, baik secara fisik maupun verbal di media sosial, memiliki dampak psikologis yang serius bagi korban.
Tak hanya itu, Kapolsek juga memberikan peringatan keras terkait bentuk kenakalan remaja lainnya yang kerap meresahkan masyarakat.
“Berbagai bentuk kenakalan seperti tawuran, balap liar, hingga membolos sekolah bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat berujung pada sanksi sekolah hingga proses hukum. Adik-adik harus bijak dalam memilih pergaulan,” tegas Ipda Fasca.
Penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu poin utama dalam penyuluhan tersebut. Petugas menjelaskan secara gamblang bagaimana narkotika dapat merusak saraf otak, menyebabkan ketergantungan, hingga menghancurkan masa depan dalam sekejap. Siswa diajak untuk memiliki keberanian berkata “Tidak” pada narkoba dan menjauhi konsumsi minuman keras maupun rokok.
“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Jangan rusak masa depan karena pergaulan yang salah. Polri hadir di sini untuk melindungi, mengayomi, dan membimbing kalian agar tetap berada di jalur yang positif,” pesan Kapolsek di hadapan para siswa yang menyimak dengan antusias.
Pihak SMP N 1 Atap Banama Tingang menyambut baik inisiatif ini. Melalui edukasi interaktif ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang sehat, bebas dari kekerasan, serta lahirnya generasi muda yang berprestasi dan berakhlak baik.
Kegiatan berakhir dengan sesi tanya jawab yang dinamis, menunjukkan tingginya rasa ingin tahu siswa terhadap aturan hukum dan keselamatan diri. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan. (Humasrespulpis)













