Bangkalan || Detik24jam.id — Duka mendalam menyelimuti Pondok Jabal Qur’an di salah satu kecamatan di Bangkalan setelah enam santri ditemukan meninggal dunia pada Kamis (20/11/2025) sekitar pukul 16.00 Wib.
Peristiwa tragis ini terjadi ketika para santri bermain tanpa adanya pengawasan langsung di area perairan yang berjarak sekitar 300 meter dari Pondok.
Menurut keterangan Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro, “awalnya terdapat 11 santri yang berada di lokasi. Lima santri sedang berlatih di area berbeda, sedangkan enam santri lainnya bermain sendiri hingga akhirnya bergerak ke lokasi kejadian,” ujar AKBP Hendro.
Ketika Lima santri yang berlatih mencoba mencari keberadaan keenam temen mereka, mereka tidak menemukan tanda-tanda keberadaan hingga akhirnya melihat korban dalam kondisi terapung dan tenggelam di titik kejadian.
Melihat kejadian tersebut, para santri segera melaporkan ke salah satu ustad.
Evakuasi dilakukan secepat mungkin, namun saat keenam korban dibawa ke Puskesmas Jaddih, seluruhnya telah dinyatakan meninggal dunia.
Salah satu ustad yang membantu proses evakuasi bahkan mengalami kelelahan berat dan sempat dirawat di rumah sakit pada malam harinya.
“Alhamdulillah kondisi ustad tersebut kini berangsur membaik dan sudah sadar,” tambahnya.
Sejak malam hingga pagi hari, tim Polres Bangkalan melakukan pembersihan dan pengecekan lokasi.
Upaya dilanjutkan dengan koordinasi bersama Tim INAFIS Polda Jatim dan Brimob Polda Jatim untuk memastikan kedalaman serta luasan area perairan tempat para santri tenggelam.
Dari pemantauan awal, kedalaman diperkirakan sekitar 150cm, berdasarkan pengukuran visual terhadap petugas dengan tinggi 170cm yang kepalanya masih terlihat di permukaan.
Sementara itu, Brimob Polda Jatim juga melakukan pemeriksaan terhadap kandungan air untuk memastikan tidak ada faktor berbahaya lain di lokasi kejadian.
Lanjut Kapolres Bangkalan AKBP Hendro menyampaikan, “Kami turut berduka cita atas terjadinya musibah Santri Jabal Qur’an, semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan keikhlasan,” imbuhnya
Di tutup Kapolres menegaskan bahwa penyelidikan akan terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti tragis ini. (MLDN)














