Sampang || Detik24jam.id — Kodim 0828/Sampang, Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar S.T yang di wakili Kasdim 0828/Sampang Mayor Cba Sahuri bersama jajaran pemerintah daerah Kabupaten Sampang dalam Apel Pembukaan Resmi membuka program Pra Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 TA. 2026 di lapangan apel Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Selasa 23 Juni 2026.
Dengan mengusung tema “Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-RAKYAT Semakin Kuat” apel Pembukaan Pra TMMD ke-129 tersebut dihadiri oleh:
1. Kasdim 0828/Sampang Mayor Cba Sahuri
2. Kadis DPMD Sampang
3. Kepala Bappeda Sampang
4. Kadis PUPR Sampang Kadistan dan KP Sampang
5. Kadinkes dan KB Sampang
6. Diskoperindag Sampang
7. Danramil
8. Pa Staf dan Danposramil
9. Camat Jrengik
10. Kapolsek Jrengik
11. Kades Panyepen.
Peserta Apel hadir juga Peserta apel 1 SST Kodim 0828/Sampang, Polsek, Staf Kecamatan, Perangkat Desa Panyepen.
Dalam kesempatan tersebut, Kasdim menyampaikan bahwa, program TMMD ke-129, yang berlangsung di Desa Panyepen Kecamatan Jrengik bertujuan membantu kegiatan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan melalui pembangunan fisik berupa Pembukaan dan perabatan jalan.
Pra TMMD ke-129 tahun 2026, Kodim 0828/Sampang dengan program empat sasaran:
1. Pembangunan Jalan Rabat Beton
2. Renov Puskesmas Pembantu 1 unit
3. Pengeboran air spam, tandon, pipanisasi
4. Rutilahu 2 unit.
Sasaran yang berada di Dusun Pasarenan, Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.
“Serta sasaran non fisik yakni, wawasan kebangsaan, penyuluhan kesadaran bela negara dan cinta tanah air, percepatan penurunan stunting, Posyandu, Posbindu, sosialisasi UMKM, penyuluhan penyalah gunaan narkoba, ketahanan pangan dan lain-lain. Juga memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat guna menciptakan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh,” ungkap Kasdim.
Kasdim optimis bahwa pelaksanaan Pra TMMD ke-129 tahun 2026 di Kecamatan Jrengik dapat mencapai target sehingga percepatan pembangunan yang terdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Jika jalan itu sudah berfungsi akan lebih menghemat waktu tempuh, sehingga ekonomi masyarakat desa setempat pun akan lebih lancar,” tegas Kasdim.
*Redaksi*













