Gresik || Detik24jam.id – Terduga pelaku penggelapan sepeda motor berinisial DS (34) babak belur dihajar massa setelah keberadaannya diketahui korban di depan Pasar Desa Petikan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Pria asal Kauman, Nganjuk, tersebut diduga baru saja menjual sepeda motor hasil penggelapan dari wilayah Waru, Sidoarjo.
Kapolsek Driyorejo Kompol Gatot Setyo Budi mengatakan, DS dihajar warga setelah korban memergokinya di depan Pasar Petikan. Pelaku kemudian dilarikan ke Puskesmas karena mengalami luka.
DS diduga menggelapkan Honda Blade bernopol W 6754 OK milik ST (45), warga Desa Wringin Pitu, Kecamatan Mojowarno, Jombang. Sepeda motor tersebut digelapkan saat berada di Warkop Pojok Medaeng, Waru, Sidoarjo.
“Penggelapan terjadi hari Kamis 27 Agustus 2026, sekitar pukul 02.00 WIB, di TKP Warkop Pojok Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo,” kata Kompol Gatot.
Saat diperiksa petugas, DS disebut mengakui perbuatannya. Namun, sepeda motor hasil penggelapan itu sudah dijual kepada seorang pria asal Madiun.
Transaksi dilakukan di depan Pasar Petikan tak lama sebelum DS dipergoki korban. Sepeda motor tersebut kemudian dibawa pembeli menggunakan mobil Toyota Calya warna hitam.
“Motornya sudah dibawa oleh orang Madiun dengan dimasukkan ke dalam mobil Calya warga hitam. Kemudian korban mendatangi pelaku dan meneriaki maling sehingga warga sekitar ikut menangkap,” tutur Kompol Gatot.
Petugas Polsek Driyorejo tiba di lokasi sekitar pukul 16.40 WIB dan mengamankan DS. Akibat dihajar massa, pelaku mengalami luka di kepala, termasuk sobek pada bagian pelipis mata kiri.
DS kemudian diserahkan ke Polsek Waru, Polresta Sidoarjo, karena lokasi dugaan penggelapan terjadi di wilayah hukum tersebut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
*REDAKSI*

