Kediri || DETIK24JAM.ID — Tanah di sekitar rumah tak harus dibiarkan kosong. Di Desa Plosokidol, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, pekarangan dimanfaatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk menanam berbagai kebutuhan pangan sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dari lingkungan sendiri.
Aktivitas tersebut mendapat pendampingan Ps. Kanit Binmas Polsek Plosoklaten Polres Kediri. Personel turun langsung ke lahan, berdialog dengan anggota KWT dan melihat proses perawatan tanaman yang dikembangkan bersama.
Langkah sederhana itu punya arti penting. Pemanfaatan pekarangan membuat masyarakat memiliki sumber pangan yang lebih dekat, sekaligus mendorong lingkungan menjadi lebih produktif. Jika dilakukan secara berkelanjutan, pola ini juga dapat membantu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pasokan pangan dari luar.
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Plosoklaten AKP Didik Suryono, S.H., mengatakan kepolisian mendorong agar potensi yang ada di lingkungan masyarakat tidak berhenti sebagai lahan kosong.
“Kita ingin lahan yang ada benar-benar dimanfaatkan. Tidak harus luas, yang penting produktif dan dikelola bersama. Dari sini masyarakat bisa memenuhi sebagian kebutuhan pangan sekaligus menjaga ketahanan pangan di lingkungannya,” kata AKP Didik.
Keterlibatan Polsek Plosoklaten dalam kegiatan bersama KWT Plosokidol menjadi bentuk pendampingan yang lebih dekat dengan aktivitas warga. Bukan hanya mengawal program, tetapi ikut melihat bagaimana ketahanan pangan dibangun dari hal yang paling sederhana yakni lahan yang tersedia dan kemauan masyarakat untuk mengelolanya.
*REDAKSI*

