Dapur Rumah Pasangan Lansia di Desa Panggung Sampang Ludes Terbakar 

by

Sampang || Detik24jam.id – Nasib yang menimpa pasangan suami istri (pasutri), Bu riyati dan Pak Bardi, asal Dusun Tase’an, Desa Panggung, Kabupaten Sampang, sangat memilukan pasca mengalami musibah kebakaran beberapa minggu lalu.

 

Kebakaran yang terjadi berawal disebabkan dari konsleting listrik pada bagian belakang dapur rumah Bu riyati, tiba-tiba seketika ada percikan api, dan si jago merah tanpa kompromi melalap bagian bangunan dapur rumah yang terbuat dari dari kayu, dan anyaman bambu yang sudah lapuk.

 

Beruntung saat kejadian pemilik rumah yang sudah lansia lansia ini berada di ruang musholla yang tak jauh dari titik lokasi kebakaran.

 

Akibat kebakaran ini, Ibu Riyati mengalami kerugian mencapai puluan juta rupiah, bagian dapur yang dilalap si jago merah ambruk total, dan tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya.

 

Anwar, anak dari pasutri yang mengalami kebakaran membenarkan atas kejadian ini, saat ditemui media ini Sabtu, (01/8/2026).

 

“Peristiwa kebakaran ini terjadi pada saat ibu sedang salat di musholla rumah yang tak jauh dari titik kebakaran,” ungkapnya.

 

Kata Anwar, pada saat kejadian api menjalar secepat kilat hingga melalap dapur. Upaya siraman air dengan alat seadanya tak mampu mengatasi.

 

“Apa boleh buat saya hanya bisa berpasrah diri atas kejadian ini, meskipun harus kehilangan dapur satu-satunya dan terpaksa memasak nasi dan lauk di luar rumah dengan memakai alat seadanya,” keluh Anwar.

 

Sementara itu, Pak Bardi suami dari nenek Riyati merasa sedih atas musibah kebakaran yang menimpa rumah satu- satunya.

 

“Saya tidak bisa berbuat apa-apa atas kejadian ini, saya hanya bisa berpasrah, dan berdoa kepada Allah agar supaya mendapatkan bantuan dari pemerintah,” harapnya.

 

Ia dan istrinya mengaku sudah tidak bisa bekerja karena sudah lanjut usia. Untuk kebutuhan makan sehari-hari, mereka mendapat bantuan dari sanak keluarga dan tetangga dekat.

 

Saat ini istri Pak Bardi sudah tidak sehat lagi, dan mengalami sakit gangguan pada punggung yang sudah bertahun-tahun. Sehingga untuk berjalan saja terkadang harus tertatih-tatih.

 

Atas kondisi itu, Pak Bardi berharap adanya perhatian dari Pemerintah, dan Instansi terkait agar bisa mendapatkan bantuan demi meringankan beban musibah yang di deritanya.

 

*Redaksi*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *