Nganjuk || Detik24jam.id – Pemuda asal Sukorame, Lamongan mencuri emas senilai Rp 120.000.000 milik warga Lengkong, Kabupaten Nganjuk. Hasil kejahatan itu diduga untuk membeli sejumlah barang yang mendukung agar dirinya bisa tampil sporty.
Kasus pencurian tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 06.25 WIB. Setelah mendapat laporan, Unit Reskrim Polsek Lengkong dibackup Tim Resmob Polres Nganjuk melakukan sederet penyelidikan.
Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi hingga mengumpulkan alat bukti petunjuk. Setelahnya, tim gabungan berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.
“Kami amankan seorang terduga pelaku berinisial BR (20), warga Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan,” ujar Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Sukaca, Senin (27/7/2026).
Menurut AKP Sukaca, peristiwa tersebut bermula ketika korban mengetahui perhiasan yang disimpan di dalam laci meja rias mililnya hilang. Dia mendapat kabar tersebut dari keluarganya.
Saat dicek, berbagai perhiasan emas, logam mulia, hingga BPKB motor raib dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 120.170.000. Mendapati itu, korban membuat laporan polisi di Polsek Lengkong.
Dari hasil penyelidikan itu, tim gabungan dapat petunjuk yang mengarahkan kepada terduga pelaku. Berkat kejelian anggota dalam mengamati gerak gerik terduga pelaku yang mencurigakan, pelaku berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti.
Dari tangan terduga pelaku diantaranya:
1. 3 gelang
2. 2 kalung
3. 2 anting
4. 1 cincin
5. Telepon genggam
6. Tas
7. Raket
8. Sepatu olahraga
9. Sejumlah kartu perbankan dan barang lain yang diduga berkaitan dengan hasil kejahatan.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, sebagian perhiasan telah dijual dengan nilai sekitar Rp 14.200.000. Uang hasil penjualan digunakan untuk membeli perlengkapan olahraga, Telepon genggam. BPKB motor milik korban juga sempat digadaikan. Kami masih menelusuri keberadaan barang bukti lainnya,” papar AKP Sukaca.
Menurut AKP Sukaca, terduga pelaku mengetahui seluk beluk rumah korban, karena dia merupakan orang dekat. Sehingga ketika korban tidak di rumah dia langsung beraksi.
*Redaksi*

