Gresik Detik24jam.id – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Gresik tahun ajaran 2026/2027 menyoroti ketimbangan sebaran peserta didik yang cukup kontras.
Dari total 389 SD Negeri yang membuka pendaftaran, tercatat hanya 53 Sekolah yang berhasil memenuhi target kuota pagu yang ditetapkan.
Berdasarkan data resmi Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, total pagu yang disediakan untuk jenjang SD Negeri secara keseluruhan mencapai 14.599 kursi.
Namun hingga batas akhir penutupan SPMB, jumlah siswa yang terdaftar dan resmi diterima baru menyentuh angka 10.051 anak. Kondisi ini menyisakan sebanyak 4.548 kursi kosong yang belum terisi.
Catatan evaluasi Dispendik menunjukkan kondisi yang kian memperhatinkan di level bawah.
Sebanyak 80 SD Negeri dilaporkan hanya memperoleh kurang dari 10 siswa baru.
Bahkan, tak sedikit Sekolah yang harus menelan pil pahit karena hanya mendapatkan pendaftar dalam hitungan jari, berkisar antara 2 hingga 5 siswa aja.
Rincian Sekolah yang kritis pendaftar tersebut tersebar di berbagai wilayah daratan hingga kepulauan.
Di kawasan daratan, SDN 79 Glanggang Duduksampeyan misalnya, hanya menerima 3 siswa baru.
Lalu:
1. SDN 210 Tanjung Kedamean menerima 4 siswa.
2. SDN 250 Pegundan Bungah mendapat 5 siswa.
3. SDN 265 Racikulon Sidayu memperoleh 5 siswa.
4. SDN 298 Raya Ujungpangkah menggaet 4 siswa
5. SDN 308 Sidomulyo Ujungpangkah dapat 5 siswa.
6. SDN 322 Camaruddin Panceng yang hanya memperhatikan 2 siswa baru.
Minimnya pendaftar juga melanda wilayah Kepulauan Bawean.
Di Kecamatan Sangkapura:
1. SDN 324 Wotan hanya mendapat 3 siswa.
2. SDN 325 Babakhilur 5 siswa.
3. SDN 326 Balikterus 5 siswa.
4. SDN 331 Poloasem 3 siswa.
5. SDN 339 Muara 4 siswa.
6. SDN 348 Pendidikan 3 siswa
7. SDN 355 Sungaitanjung 4 siswa.
*Redaksi*

