Gresik || Detik24jam.id – Wujud Kepedulian Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap petani yang terdampak gagal panen (puso) kembali ditunjukkan melalui penyerahan bantuan sosial kepada petani SE-KECAMATAN Cerme. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Cerme, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Rabu (8/7/2026).
Acara dihadiri oleh:
1. Bupati Gresik H. Fandi Ahmad Yani
2. Camat Cerme H. Umar Hasyim
3. Danramil 0817/08 Cerme Kapten Arh M. Nurul Qomar
4. Kepala BPBD Kabupaten Gresik Sukardi
5. Babinsa Koramil 0817/08 Cerme
6. Anggota Trantib Kecamatan Cerme
7. Kepala Desa se-Kecamatan Cerme
8. Para Petani yang terdampak gagal panen.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan dari Camat Cerme, penyerahan bantuan sosial secara simbolis oleh Bupati Gresik kepada para petani penerima manfaat, kemudian sambutan Bupati Gresik yang menekankan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya sektor pertanian yang menjadi penopong ketahanan pangan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa bantuan sosial ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat gagal panen. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para petani sekaligus menjadi penyemangat agar mereka kembali bangkit dan melanjutkan aktivitas pertanian pada musim tanam berikutnya.
Bupati juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, instansi terkait, hingga pemerintah desa untuk terus memperkuat sinergi dalam mengantisipasi berbagai resiko yang dapat memengaruhi hasil pertanian, sehingga kesejahteraan petani di Kabupaten Gresik dapat terus meningkat.
Di sela kegiatan, Danramil 0817/08 Cerme Kapten Arh M. Nurul Qomar menyampaikan bahwa jajaran TNI AD melalui Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani di wilayah binaan. Menurutnya, pendampingan tidak hanya dilakukan saat proses tanam dan panen, tetapi juga ketika petani menghadapi berbagai kendala seperti bencana alam maupun gagal panen.
“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dalam mendampingi para petani. Kehadiran Babinsa di lapangan merupakan bentuk komitmen TNI untuk membantu masyarakat, termasuk mendukung pemulihan sektor pertanian agar para petani tetap semangat dan produktif demi terwujudnya ketahanan pangan nasional,” ujar Kapten Arh M. Nurul Qomar.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh keakraban. Penyerahan bantuan sosial tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para petani terdampak serta memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian di Kabupaten Gresik. (Pen0817).
*Redaksi*

