Bangkalan || Detik24jam.id — Aksi pencurian dialami oleh 74 pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Puluhan Water Meter di masing-masing rumah korban hilang dicuri oleh para pelaku.
Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Eriek Triyasworo, mengatakan bahwa aksi pencurian terungkap setelah puluhan pelanggan PDAM melaporkan adanya kehilangan Water Meter.
Para korban mayoritas berasal dari Kelurahan Pejagan, Kemayoran, Jalan Halim Perdana Kusuma dan beberapa pelanggan di sekitar wilayah Bangkalan.
“Total ada 74 konsumen yang melapor,” ujar AKP Eriek.
Puluhan Water Meter yang dicuri pelaku diduga terjadi sejak dua bulan, yakni dari bulan Mei hingga Juni 2026.
Setelah dilakukan penyelidikan, Satreskrim Polres Bangkalan mengidentifikasi sebanyak lima pelaku yakni:
1. S (35)
2. N (60)
3. F (35)
4. HU (24)
5. M (17).
Kelimanya merupakan warga asal Kelurahan Pejagan, Kabupaten Bangkalan, Madura.
Para pelaku tersebut diringkus di rumahnya masing-masing.
Dalam melancarkan aksinya, para pelaku beraksi malam hari hilang mencari waktu sepi saat para korban berangkat kerja.
“Para pelaku melakukan pencurian dengan cara merusak bagian pipa sambungan ke arah pipa besar yang ke arah rumah,” ungkapnya.
Polres Bangkalan menduga aksi pencurian itu tidak hanya menimpa 74 korban, namun masih banyak korban yang tidak melapor.
“Yang merasa sudah hilang meteran silakan melapor ke kami, nanti akan diselidiki apakah keterkaitan dengan lima pelaku ini,” kata AKP Eriek.
Akibat pencurian tersebut, puluhan korban masing-masing mengalami kerugian sebesar Rp 975.000 untuk pemasangan awal Water Meter dan harus kembali membayar pemasangan Water Meter sebesar Rp 500.000.
*Redaksi*













