Sampang || Detik24jam.id – kisah pilu dan memprihatinkan dari Bapak sebatang kara, yang tinggal di lingkungan Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.
Kali ini terungkap seorang warga bernama (Syafi’i) yang tinggal sebatang kara dan menempati rumah yang tragis tanpa beratap dan tembok yang sisa seadanya akibat terjadinya ambruk total.
PJ Desa Panyepen (Abdullah) setelah mendapatkan kabar adanya warga yang hidup memprihatinkan, langsung mengunjungi kediaman Syafi’i. Abdullah juga turut serta mengajak jajarannya dan diikuti rombongan dari Pemerintah Kecamatan Jrengik, anggota Polsek Jrengik, untuk melihat kondisi rumah tersebut hingga memberikan bantuan seadanya, pada Senin (06/29/2026).
Rumah yang tak layak huni berdiri di tanah Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Sangat membutuhkan uluran tangan dari Pemerintah.
Dalam kunjungannya yang disambut langsung oleh perangkat Desa. apel/ atau RT, Abdullah mengaku sangat prihatin dengan kondisi warganya yang tinggal di rumah yang roboh itu.
Terlebih itu pihak dari Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, (Khoirul Anam) selaku Kepala Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, menyampaikan perihal keadaan Syafi’i tersebut kepada beberapa instansi untuk segera mendapatkan bantuan.
“Saya sangat prihatin melihat kondisinya, namun secara resmi saya akan berusaha menyampaikan permohonan bantuan rehab rumah ini kepada Bapak Bupati Sampang. Baznas, dan Dinsos. Harapan saya dapat respon cepat,” ujar Khoirul Anam kepada media ini.
Sambil menunggu bantuan tersebut direalisasikan, pemerintah Kecamatan Jrengik Khoirul Anam ini, juga memberikan bantuan berupa sembako seadanya kepada Syafi’i.
Kini Syafi’i sangat berharap kepada pemerintah Dinas terkait Kabupaten Sampang terlebih kepada Bapak Bupati Sampang (H. Selamet Junaidi). agar berharap merespon cepat dengan adanya keprihatinan Syafi’i yang tinggal sebatang kara dengan kondisi rumah yang roboh tanpa beratap.
*Redaksi*














