KEDIRI || Detik24jam.id – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Ceremony Haul Akbar 2026 Pondok Pesantren Al Falah Ploso yang digelar di Halaman Pendopo Ponpes Al Falah, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Selasa (23/6/2026) malam. Kegiatan yang dihadiri sekitar 15 ribu santri, wali santri, alumni, serta masyarakat umum tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjaga nilai-nilai perjuangan para ulama.
Sejumlah tokoh nasional, ulama kharismatik, pejabat pemerintah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Muhaimin Iskandar, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, para pengasuh pondok pesantren ternama, serta Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H.
Kehadiran Kapolres Kediri Kota menjadi bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan yang berperan penting dalam menjaga kerukunan umat, memperkuat persatuan bangsa, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Momentum ini sekaligus memperlihatkan sinergi yang kuat antara ulama, umara, dan aparat keamanan dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan tahlil, serta sambutan dari para tokoh. Dalam sambutannya, Pengasuh Ponpes Al Falah Ploso, H. M. Abdurrahman Al Kautsar atau yang akrab disapa Gus Kautsar, mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan di tengah berbagai tantangan zaman.
Sementara itu, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyampaikan pentingnya peran pesantren dan para santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta mengambil bagian dalam pembangunan bangsa. Ia menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan umat dan menjadi kekuatan moral dalam perjalanan Indonesia ke depan.
“Para santri harus siap mengambil peran dan menjadi garda terdepan dalam menjaga bangsa. Kita harus terus merawat perjuangan para masyayikh dan ulama yang telah meletakkan fondasi kuat bagi umat dan negara,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh KH Nurul Huda Djazuli, KH Said Aqil Siradj, dan KH Abdul Qoyum Mansur. Tausiyah para ulama tersebut mengingatkan pentingnya menjaga tradisi keilmuan pesantren, memperkuat akhlak, serta meneruskan perjuangan para pendiri dan sesepuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso.
Sepanjang kegiatan berlangsung, aparat keamanan dari Polres Kediri Kota bersama instansi terkait melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kehadiran para tokoh nasional, ulama, dan pejabat daerah dalam Haul Akbar 2026 ini menjadi bukti besarnya peran Pondok Pesantren Al Falah Ploso sebagai pusat pendidikan Islam yang terus melahirkan generasi berakhlak dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan hingga acara ditutup dengan doa bersama.
*Redaksi*














