Workshop AI for UMKM with Canva, Pemkab Gresik Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

oleh
oleh
banner 468x60

Gresik || Detik24jam.id – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar Workshop AI for UMKM with Canva di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Senin (22/6).

 

banner 336x280

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi digital sekaligus memperkuat daya saing pelaku UMKM di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Kegiatan yang diikuti sekitar 210 pelaku UMKM ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa.

 

Workshop ini diikuti sekitar 210 peserta, dengan 76 persen merupakan UMKM pemula dan UMKM berkembang. Menariknya, 69 persen peserta merupakan perempuan, menunjukkan besarnya peran perempuan dalam menggerakkan perekonomian daerah. Sementara itu, sektor kuliner menjadi yang paling mendominasi dengan 119 peserta atau sekitar 56 persen dari total peserta.

 

Wakil Bupati Gresik, Dr. Asluchul Alif, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu UMKM beradaptasi dengan era digital melalui kolaborasi bersama berbagai pihak.

 

“Pemkab Gresik terus berupaya mendukung pelaku UMKM agar semakin siap menghadapi perkembangan teknologi. Salah satunya melalui pelatihan ini, bahkan peserta juga mendapatkan akses Canva Premium gratis selama satu tahun,” ujar Alif.

 

Menurutnya, saat ini pelaku usaha tidak lagi hanya bersaing di pasar lokal, tetapi juga harus mampu memanfaatkan pasar digital yang memiliki jangkauan lebih luas.

 

“Sekarang UMKM harus masuk ke pasar digital. Kalau dulu jualan hanya menyasar pasar sekitar, sekarang produknya bisa dilihat dan dibeli dari mana saja. Karena itu, kemampuan membuat konten yang menarik menjadi sangat penting agar usaha bisa terus berkembang,” katanya.

 

Ia berharap seluruh peserta dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pemasaran dan memperluas pasar usahanya.

 

“Semoga setelah pelatihan ini selesai, Bapak-Ibu bisa langsung mempraktikkannya di usaha masing-masing sehingga bisa terus naik kelas,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari kebutuhan pelaku UMKM terhadap peningkatan literasi digital dan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan usaha.

 

“Kami melihat antusiasme UMKM untuk belajar teknologi sangat tinggi, sehingga kegiatan seperti ini memang perlu terus dihadirkan sebagai bentuk pendampingan bagi para pelaku usaha,” ujarnya.

 

Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan teknologi sebagai peluang untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.

 

“Teknologi jangan dianggap sebagai tantangan, tetapi sebagai alat untuk memperluas pasar, meningkatkan kualitas usaha, sekaligus menciptakan inovasi baru. UMKM yang mampu beradaptasi akan lebih mudah bertahan dan berkembang,” jelas Endy.

 

Dukungan terhadap transformasi digital UMKM juga disampaikan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital RI, Alfreno Kautsar Ramadhan, yang memberikan sambutan secara daring melalui Zoom Meeting.

 

Menurutnya, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) mampu membantu pelaku usaha bekerja lebih efisien.

 

“Dengan memanfaatkan Artificial Intelligence, kita bisa menghemat sekitar 13 jam kerja setiap minggu. Waktu yang tersisa itu bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha atau mencari ide-ide baru,” katanya.

 

Ia juga mengapresiasi kolaborasi pemerintah dengan Canva yang selama ini aktif memberikan edukasi kepada pelaku UMKM.

 

“Saya senang Canva terus menjadi mitra pemerintah dalam memberikan pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku UMKM agar semakin siap menghadapi era digital,” tambahnya.

 

Apresiasi serupa disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala. Menurutnya, transformasi digital akan berjalan lebih optimal jika seluruh pihak bergerak bersama.

 

“Kolaborasi seperti ini sangat penting. Ketika pemerintah, mitra, perguruan tinggi, dan pelaku usaha bergerak dengan tujuan yang sama, dampaknya akan jauh lebih besar dan berkelanjutan bagi perkembangan UMKM,” ujarnya.

 

Tiar menjelaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Di Jawa Timur sendiri terdapat sekitar 2,5 juta UMKM, sehingga peningkatan kapasitas digital menjadi kebutuhan yang semakin mendesak.

 

“Saat ini persaingan usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga bagaimana pelaku usaha membangun branding dan membuat konten yang menarik. AI membuka peluang baru agar UMKM bisa lebih kreatif dan kompetitif,” tuturnya.

 

Ia berharap para peserta tidak hanya memahami cara menggunakan teknologi, tetapi mampu menerapkannya dalam kegiatan usaha sehari-hari.

 

“Yang paling penting bukan sekadar bisa menggunakan AI atau Canva, tetapi bagaimana teknologi itu benar-benar membantu meningkatkan kualitas dan daya saing usaha masing-masing,” katanya.

 

Antusiasme peserta pun terlihat sepanjang pelatihan. Fathul Bahri, pemilik usaha bengkel motor, mengaku pelatihan tersebut sangat membantu pekerjaannya.

 

“Saya merasa sangat terbantu, apalagi dapat akses Canva Pro. Materinya juga membuat proses desain jadi lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

 

Hal senada disampaikan Nur Khamidah, pemilik usaha jasa wedding organizer. Ia menilai Canva sangat praktis digunakan untuk mendukung promosi usaha.

 

“Buat saya seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari mengurus usaha, Canva ini praktis karena semua sudah tersedia dan tidak perlu ribet membuat desain dari awal,” ungkapnya.

 

Ia berharap semakin banyak pelaku UMKM di Gresik yang memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya.

 

“Mudah-mudahan setelah pelatihan ini, UMKM di Gresik bisa semakin percaya diri dan mampu bersaing dengan pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia,” tutupnya.

 

Workshop AI for UMKM with Canva ini turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik, serta Rektor Universitas Gresik sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat transformasi digital dan meningkatkan daya saing UMKM di Kabupaten Gresik.

 

-Redaksi-

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.