Wujudkan Kamtibmas Jogo Gresik TNI-Polri dan Pemdes Jalin Sinergitas, Pengesahan Warga Baru PSHT Cabang Gresik 2026 di Kepatihan Dikawal Ketat Ratusan Aparat Gabungan.

oleh
oleh
banner 468x60

GRESIK || Detik24jam.id –
Prosesi sakral Pengesahan Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Gresik Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, pada Sabtu malam (20/06/2026), berjalan dengan khidmat, aman, dan kondusif. Agenda tahunan ini mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan guna mengantisipasi adanya potensi gangguan kamtibmas.

​Berdasarkan pantauan tim investigasi di lapangan, jalannya acara tidak luput dari atensi khusus jajaran kepolisian sektor Menganti. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, unsur jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Kepatihan, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus pleno PSHT Cabang Gresik.

banner 336x280

​Atensi Kapolsek Menganti: Jaga Marwah Organisasi dan Rawat Kamtibmas

​Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, S.Tr.K., S.I.K., yang memimpin langsung jalannya pengamanan, memberikan imbauan tegas dan humanis terkait pentingnya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Kabupaten Gresik.

​”Momentum pengesahan ini hendaknya menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kedewasaan dalam bermasyarakat. Kami menegaskan dan berharap seluruh warga PSHT yang baru disahkan mampu menjadi pelopor keselamatan, menjaga ketertiban, serta menghindari segala bentuk gesekan atau tindakan provokatif yang dapat mencederai kondusivitas wilayah,” tegas AKP Arif Rahman di hadapan para peserta.

​Apresiasi dan Komitmen Pemdes Kepatihan

​Di tempat yang sama, Kepala Desa Kepatihan, Dodik Suprayogi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim pengamanan gabungan serta seluruh pengurus PSHT Cabang Gresik yang telah berhasil melakukan pembinaan secara terukur terhadap para calon warga hingga resmi disahkan.

​”Atas nama Pemerintah Desa Kepatihan, kami mengucapkan selamat kepada warga baru yang disahkan malam ini. Jadilah insan yang berbudi luhur, tahu benar dan salah, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai paseduluran ini di tengah-masyarakat luas tanpa memandang latar belakang,” tutur Dodik.

​Kades Kepatihan juga mengingatkan bahwa status sebagai warga PSHT adalah tanggung jawab moral yang melekat sepanjang hayat. Guna menjaga nama baik organisasi, para warga baru diminta tidak arogan dan wajib mengedepankan jiwa ksatria.

​Sinergitas Tanpa Batas Demi Kondusivitas Wilayah

​Dengan mengusung jargon “Kuat Persaudaraannya, Budi Luhur, Paseduluran”, kegiatan pengesahan ini berakhir dengan tertib tanpa ada insiden menonjol. Berhasilnya agenda besar ini menjadi bukti nyata adanya sinergitas yang kokoh antara PSHT, Pemerintah Desa, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga wilayah Gresik tetap aman dan kondusif.

​@Redaksi@

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.