Gresik || Detik24jam.id — Menjelang peringatan Malam Satu Suro 1448 Hijriah, unsur Muspika Kecamatan Balongpanggang bersama TNI, Polri, Satpol PP, serta Tokoh Perguruan Silat meningkatkan kewaspadaan dengan menggelar pengamanan dan penyekapan di sejumlah titik perbatasan wilayah, Selasa 16 Juni 2026, Malam.
Kegiatan diawali dengan Apel Kesiapsiagaan yang digelar di Mapolsek Balongpanggang sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif. Pengamanan difokuskan pada jalur-jalur masuk yang menghubungkan Kecamatan Balongpanggang dengan Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Mojokerto.
Babinsa Koramil 0817/09 Balongpanggang, Pelda Heru, menyampaikan bahwa posisi geografis Balongpanggang yang berbatasan langsung dengan dua Kabupaten menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan pengamanan Malam Satu Suro.
“Balongpanggang merupakan salah satu akses masuk dari wilayah luar Kabupaten Gresik. Karena itu, langkah antisipatif melalui penyekapan dan Patroli gabungan perlu dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, personel gabungan yang terdiri dari Koramil 0817/09 Balongpanggang, Polsek Balongpanggang, Trantib Kecamatan, serta perwakilan perguruan silat disebar pada titik-titik strategis guna melakukan pemantauan dan pengawasan situasi wilayah.
Pelda Heru menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Oleh sebab itu, pihaknya mengajak warga untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.
Selain itu, Ia menekankan pentingnya soliditas antarinstansi dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, perbedaan latar belakang dan seragam tidak menjadi penghalang untuk mewujudkan tujuan yang sama, yaitu menciptakan suasana aman dan damai bagi masyarakat.
“Kami hadir bersama-sama untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sinergi yang terjalin antara TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, dan seluruh elemen masyarakat merupakan kekuatan utama dalam menjaga stabilitas wilayah,” tegasnya.
Tak hanya itu, Kepala Desa juga diharapkan turut berperan aktif memberikan edukasi dan imbauan kepada warganya agar tidak mudah terprovokasi serta tetap menjaga kerukunan selama berlangsungnya peringatan Malam Satu Suro.
Dengan pengamanan terpadu yang melibatkan seluruh unsur terkait, diharapkan peringatan Malam Satu Suro di wilayah Kecamatan Balongpanggang dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana persaudaraan. (Pen0817).
@Redaksi@













