KEDIRI KOTA || Detik24jam.id – Prosesi Pengesahan (Sah-Sahan) Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kediri Tahun 2026 berlangsung khidmat, aman dan kondusif di Padepokan PSHT Cabang Kediri, Jalan Lawu No. 1, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Selasa malam (16/6/2026).
Sebanyak 279 calon warga baru PSHT dari berbagai ranting dan komisariat perguruan tinggi di wilayah Kediri mengikuti prosesi pengesahan yang menjadi agenda tahunan organisasi pencak silat tersebut. Kegiatan dihadiri sekitar 300 peserta serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur Forkopimda, perwakilan perguruan silat, dan jajaran pengurus PSHT.
Dalam rangka memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., hadir langsung memantau jalannya pengamanan. Kapolres didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kabagops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., serta jajaran Polsek yang turut disiagakan guna menjamin keamanan selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran Kapolres bersama para Pejabat Utama Polres Kediri Kota tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban umum. Personel pengamanan ditempatkan pada sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan selama kegiatan berlangsung.
Adapun 279 calon warga baru yang disahkan terdiri dari Ranting Mojoroto sebanyak 55 orang, Ranting Kota 142 orang, Ranting Pesantren 67 orang, Universitas Strada 4 orang, UIN Syekh Wasil 4 orang, UNP 6 orang dan UNIK 1 orang.
Kegiatan tersebut dihadiri antara lain Dewan Pertimbangan PSHT Cabang Kediri Drs. Yusuf Supanuju yang mewakili Ketua Umum PSHT Pusat Madiun, Dewan Penasehat PSHT Cabang Kediri Marwoto, Ketua PSHT Cabang Kota Kediri Agung Sediana, PJ Sekda Kota Kediri Ir. Endang Kartika Sari, S.T., M.M., Danramil 0809/01 Kota Kapten Inf. Johar Mustofa, Kasat Binmas Polres Kediri Kota AKP Cahyo Widodo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kediri Drs. Syamsul Bahri, M.M., Ketua IPSI Kota Kediri Drs. Siswanto, Ketua PCNU Kota Kediri KH. Abu Bakar Abdul Jalil, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Drs. Agus Edy Winarto menyampaikan bahwa Bulan Muharam atau Bulan Suro merupakan momentum penting bagi keluarga besar PSHT untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan dan pengamalan nilai-nilai budi pekerti luhur. Ia berpesan agar para calon warga yang akan disahkan mampu menjaga harkat dan martabat organisasi serta mengimplementasikan ajaran PSHT dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Kota Kediri Agung Sediana mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap para warga baru dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat serta menjaga nama baik organisasi di mana pun berada.
Mewakili Wali Kota Kediri, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kediri Drs. Syamsul Bahri, M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengesahan warga baru PSHT. Menurutnya, para warga baru diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, menjaga persatuan dan kesatuan, serta ikut berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas Kota Kediri.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan Mukadimah PSHT, doa bersama, laporan ketua panitia, sambutan para tamu undangan, penjelasan makna selamatan dan uborampe, doa selamatan, hingga makan bersama atau kembul bujono.
Usai rangkaian seremonial berakhir sekitar pukul 23.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pengesahan warga baru secara internal dan tertutup yang menjadi bagian sakral dalam tradisi PSHT. Prosesi tersebut meliputi pengesahan (keceran) serta pemberian materi kepada calon warga baru.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 03.00 WIB dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, lancar serta penuh kekhidmatan. Kehadiran peserta penggembira dari wilayah Kabupaten Nganjuk juga tidak mengganggu jalannya kegiatan dan situasi tetap kondusif berkat sinergi panitia, peserta, serta pengamanan yang dilakukan oleh Polres Kediri Kota bersama unsur terkait.
Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama rangkaian kegiatan pengesahan warga baru PSHT Cabang Kediri berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus PSHT, peserta, tokoh masyarakat, serta unsur TNI dan stakeholder terkait yang telah bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Pengesahan warga baru ini merupakan momentum yang baik untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar AKBP Anggi.
Menurut Kapolres, keberadaan organisasi pencak silat memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, disiplin dan memiliki jiwa nasionalisme. Oleh karena itu, para warga baru yang telah disahkan diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing dengan mengedepankan ajaran budi pekerti luhur yang selama ini menjadi landasan PSHT.
“Kami berharap seluruh warga baru PSHT dapat menjadi pelopor persatuan, menjaga kerukunan, serta ikut berperan aktif menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Jadilah pendekar yang tidak hanya tangguh dalam bela diri, tetapi juga memiliki karakter yang baik, menjunjung tinggi nilai persaudaraan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan negara,” tegasnya.
AKBP Anggi juga menegaskan bahwa Polres Kediri Kota akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi pencak silat, dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Menurutnya, keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga melalui semangat persaudaraan, komunikasi yang baik, serta kolaborasi antar seluruh komponen masyarakat.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pengesahan warga baru PSHT Cabang Kediri Tahun 2026, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Kediri Kota tetap terjaga aman dan kondusif. Keberhasilan pengamanan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, pengurus PSHT, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kota Kediri yang aman, damai dan harmonis.
@Redaksi@















