Gresik || Detik24jam.id — Dalam upaya memperkuat semangat nasionalisme dan wawasan kebangsaan, Kodim 0817/Gresik menggelar kegiatan Pembinaan Kesadaran Bela Negara dengan Keluarga Besar TNI (KBT) Tahun Anggaran 2026 di Aula Makodim 0817/Gresik lantai 2, Jalan Kartini No. 33, Kelurahan Tlogopatut, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Kamis 11 Juni 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Penguatan Bela Negara Kita Perkokoh Generasi Muda Keluarga Besar TNI yang Solid, Berkarakter dan Berjiwa Nasionalisme” tersebut dihadiri para pengurus organisasi Keluarga Besar TNI, tokoh masyarakat, serta generasi muda binaan Kodim 0817/Gresik.
Dalam sambutannya, Kapten Inf Sugiono S.H, selaku Pasipers Kodim 0817/Gresik, menegaskan bahwa kegiatan pembinaan Kesadaran Bela negara bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Sebagai bagian dari Keluarga Besar TNI, kita memiliki ikatan emosional yang kuat dengan nilai-nilai perjuangan dan terpeliharanya sinergitas yang antara prajurit TNI AD khususnya Kodim Gresik keluarga besar TNI yang berikut dalam acara pembinaan generasi muda yang tangguh dan berintegritas berjiwa nasionalisme pengabdian berikut semangat menjaga kedaulatan bangsa. Di tengah tantangan globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta ancaman perpecahan bangsa, nilai-nilai bela negara harus terus ditanamkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pertahanan negara tidak hanya dibangun melalui kekuatan militer semata, tetapi juga melalui Kesadaran, kepedulian, disiplin, semangat gotong royong, serta rasa cinta tanah air dari seluruh elemen masyarakat.
Kapten Sugiono juga mengajak seluruh peserta untuk menyerap materi yang disampaikan narasumber dengan baik dan mengimplementasikan di lingkungan keluarga, tempat kerja, maupun masyarakat.
“Bela negara dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga persatuan, menaati aturan, menghormati perbedaan, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.
Sementara itu, Kapten Inf Sumardjiono Danramil 0817/07 Kebomas, dalam sesi pembekalan menyampaikan pentingnya peran keluarga besar TNI sebagai komponen pendukung pertahanan negara di era modern yang penuh tantangan.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial saat ini menjadi tantangan tersendiri yang harus disikapi secara bijak.
Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya dan tetap menjaga persatuan bangsa.
“Kita harus memahami bahwa ancaman terhadap negara saat ini tidak hanya terbentuk fisik atau militer, tetapi juga ancaman nonmiliter seperti penyebaran hoaks, disinformasi, hingga upaya memecah belah persatuan bangsa melalui media digital,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya mendukung program-program pemerintah yang bertujuan memperkuat ketahanan nasional, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari implementasi bela negara.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Kodim 0817/Gresik berharap dapat membentuk generasi muda Keluarga Besar TNI yang memiliki karakter kuat, berwawasan kebangsaan, serta mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI di tengah dinamika perkembangan zaman.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber terkait implementasi nilai-nilai bela negara dalam kehidupan bermasyarakat.
Bela Negara adalah hak dan kewajiban setiap warga negara. Dengan semangat nasionalisme yang kuat, Indonesia akan semakin kokoh menghadapi berbagai tantangan masa depan.
“Redaksi”













