Gresik || Detik24jam.id — Semangat gotong royong dan Kebersamaan mewarnai kegiatan syukuran awal pembangunan Jembatan Garuda Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Dusun Slempit, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa pagi 09 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan jembatan yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Acara dihadiri oleh:
1. Danramil 0817/03 Kedamean, Kapten Inf Mashudi beserta 10 anggota
2. Danramil 0817/09 Balongpanggang, Letda Inf Davis Koko H
3. Sekretaris Desa Slempit, Kuspriadi
4. Para Ketua RW dan RT
5. Serta warga sekitar yang turut hadir untuk memberikan dukungan terhadap pembangunan jembatan tersebut.
Dalam suasana sederhana namun penuh keakraban, kegiatan diawali dengan doa bersama berbagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Kapten Inf Mashudi menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah dalam meningkatkan sarana infrastruktur di wilayah.
Menurutnya, keberadaan jembatan ini nantinya akan menjadi akses penting yang mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Pembangunan ini bukan hanya tentang membangun fisik jembatan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Dengan gotong royong, segala pekerjaan akan terasa lebih ringan dan hasilnya dapat dirasakan bersama,” ujar Kapten Inf Mashudi dalam sambutannya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan serta berpartisipasi aktif dalam mendukung setiap tahapan pembangunan agar dapat selesai sesuai harapan.
Sementara itu, Sekdes Slempit Kuspriadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kodim 0817/Gresik yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur warga.
Menurutnya, jembatan tersebut sangat dibutuhkan karena menjadi jalur penghubung yang selama ini digunakan masyarakat dalam berbagai aktivitas.
Kegiatan syukuran berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Warga dan anggota TNI tampak duduk bersama di lokasi pembangunan, mencerminkan kuatnya sinergi yang selama ini terjalin.
Momen tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya dilakukan dengan tenaga dan material, tetapi juga dengan kebersamaan, kepedulian, serta semangat gotong royong. (Pen0817).
“Redaksi”















