Gresik || Detik24jam.id — Aksi kejar-kejaran menegangkan mewarnai penangkapan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Gresik Kota.
Pelarian seorang pria berinisial HS alias Heri Setiawan (28), warga Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, akhirnya kandas setelah terkepung di kawasan lampu merah (traffic light) Nippon Paint, Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.
Pelaku yang sempat membawa kabur motor hasil curiannya sejauh beberapa kilometer tersebut tidak Berkutik setelah diteriaki oleh korban yang mengejarnya bersama warga dan dibantu aparat kepolisian yang bersiaga di lapangan.
Kapolsek Gresik Kota, Iptu M. Kevin Ramadhan, membeberkan bahwa insiden kriminalitas ini bermula pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, korban yang diketahui bernama Muhammad Ilyas (31) baru saja tiba di rumahnya yang terletak di Jalan Akim Kayat No.17, Kelurahan Karang Turi, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik.
Korban memarkir sepeda motor Honda Scoopy miliknya dengan nomor polisi W 2669 CQ di teras depan rumah dengan posisi menghadap ke dalam. Namun, diduga karena terburu-buru masuk ke rumah, korban melakukan kelengahan fatal dengan meninggalkan motor dalam kondisi kunci kontak masih menempel.
“Kelengahan luar biasa tersebut langsung dimanfaatkan oleh pelaku yang kebetulan sedang melintas di sekitar lokasi untuk melancarkan aksi jahatnya,” ujar Iptu Kevin Ramadhan, Senin (25/5/2026).
Sekitar satu jam berselang, istri korban yang hendak keluar rumah mendadak tersentak saat melihat motor matic kesayangannya tengah dituntun dan dibawa kabur oleh seorang pria yang tidak dikenal.
Sadar menjadi korban kejahatan, Muhammad Ilyas langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan Polsek Gresik Kota. Tanpa membuang waktu, korban bersama dua rekannya, Sahrul Hidayar (32) dan Frisko Yoga Prabowo (31), nekat melakukan pengejaran mandiri menggunakan kendaraan lain berdasarkan rute pelarian pelaku.
Aksi kejar-kejaran berlangsung sengit. Pelaku mencoba mengaburkan jejak dengan memacu motor curian secara zigzag melintasi rentetan jalur protokol mulai dari Jalan MH Thamrin, Jalan Pahlawan, Jalan Panglima Sudirman, hingga tembus ke Jalan Veteran ke arah batas Kota Surabaya. (MLDN)













