Pulang Pisau – Personel Polsek Maliku, Polres Pulang Pisau, melaksanakan pemantauan langsung terhadap ketersediaan stok serta stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 65748003 yang berlokasi di Jalan Lintas Poros Maliku – Bahaur, Desa Purwodadi, Kecamatan Maliku. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pelaksanaan pengecekan berlangsung pada hari Rabu (13/05/2026) siang.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap berbagai jenis BBM yang tersedia, mulai dari Pertalite, Pertamax, Bio Solar, hingga Dexlite. Berdasarkan hasil pengecekan, stok BBM di SPBU tersebut tercatat masih mencukupi kebutuhan masyarakat dengan rincian Pertalite sebanyak 6.408 liter, Pertamax 372 liter, Bio Solar 439 liter, dan Dexlite 255 liter. Selain itu, harga yang diterapkan juga dipastikan telah sesuai dengan ketentuan pemerintah, seperti Pertalite di harga Rp10.000 dan Bio Solar Rp6.800.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Maliku IPDA Andy Eka Pradana, S.Sos., menjelaskan bahwa selain mengecek stok, pihaknya juga memastikan keakuratan alat ukur di SPBU tersebut. “Kami telah memastikan bahwa pihak pengelola telah melakukan penteraan atau uji takaran pada setiap pompa bensin (nozzle) secara berkala,” ujar IPDA Andy Eka Pradana. Langkah ini sangat penting dilakukan setahun sekali guna menjamin akurasi jumlah BBM yang dikeluarkan agar tetap sesuai dengan angka yang tertera pada layar monitor mesin.
Pihak kepolisian juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur pengisian BBM bersubsidi. Warga diingatkan untuk selalu menggunakan QR Code yang terdaftar di aplikasi MyPertamina sesuai dengan nomor polisi kendaraan masing-masing. Hal ini bertujuan agar pendistribusian BBM subsidi tepat sasaran dan meminimalisir adanya penyalahgunaan di lapangan.
Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di lokasi terpantau aman dan tertib tanpa adanya antrean panjang yang mengganggu lalu lintas. personel kepolisian terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan operasional obyek vital seperti SPBU tetap berjalan maksimal tanpa kendala teknis maupun gangguan keamanan. (Humasrespulpis).















