Sampang || Detik24jam.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil sedan Toyota Limo dan dua sepeda motor Honda Vario terjadi di Jalan Raya Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang pada Minggu (03/05/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Insiden ini mengakibatkan dua pengendara motor mengalami luka berat hingga harus dilarikan ke rumah sakit setelah diduga melakukan aksi balap liar dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula saat mobil sedan merah bernopol M-1368-NQ yang dikemudikan Syaiful Bahri melaju tenang dari arah barat ke timur.
Namun secara mendadak, dua motor dari arah berlawanan melaju kencang tanpa memperhatikan keberadaan kendaraan di depannya sehingga tabrakan hebat tidak dapat terhindarkan di lokasi kejadian.
“Kejadian berawal dari mobil sedan yang melaju dari barat ke timur, sedangkan dari arah timur dua sepeda motor melakukan balap liar menuju arah barat dalam kecepatan tinggi tanpa menghiraukan kendaraan dari arah berlawanan,” katanya.
AKP Eko Puji Waluyo menambahkan bahwa identitas dua pengendara motor yang terlibat kecelakaan tersebut adalah Afdan (18) asal Desa Kembang Jeruk dan Moh. Yakin (18) asal Desa Masaran.
Berdasarkan hasil olah TKP, kondisi kedua motor mengalami kerusakan parah atau ringsek setelah menghantam bagian depan mobil sedan hingga kaca utamanya pecah.
“Kondisi pengendara motor atas nama Afdan mengalami luka robek paha kiri dan patah tulang paha serta betis kanan, sementara pengendara lainnya mengalami patah tulang siku kiri,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kapolsek Banyuates Iptu Siswanto menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat dengan melaporkan kejadian tersebut ke Piket Laka Lantas Polres Sampang untuk penanganan lebih lanjut.
Saat ini, barang bukti berupa dua unit sepeda motor telah diamankan ke Mapolsek Banyuates, sementara mobil sedan masih berada di lokasi dengan posisi sudah dipinggirkan dari badan jalan.
“Pihak kepolisian sudah melakukan lidik dan sidik lebih lanjut terkait insiden ini, dan kami memastikan seluruh barang bukti sudah dalam pengawasan petugas,” pungkasnya.
Sebagai penutup, Iptu Siswanto memberikan imbauan keras kepada masyarakat dan para orang tua di wilayah Banyuates agar lebih ketat dalam memantau aktivitas anak muda, terutama terkait bahaya balap liar yang kerap meresahkan.
Kepolisian berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga agar tidak ada lagi nyawa yang terancam akibat kelalaian dan pelanggaran aturan lalu lintas di jalan raya. (MLDN)













