Perbaiki Bor Listrik di Rumah, Warga Camplong Sampang Tewas Tersengat Listrik

oleh
oleh
banner 468x60

Sampang || Detik24jam.id – Seorang pria di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, tewas setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki bor listrik miliknya di rumah, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

 

banner 336x280

Korban diketahui bernama Mustakim, 38, warga Dusun Pancor, Desa Pamolaan, Kecamatan Camplong. Insiden nahas itu terjadi di rumah korban sendiri saat ia berupaya memperbaiki bor listrik yang diduga mengalami korsleting.

 

Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa bermula ketika Mustakim memperbaiki bor listrik miliknya di rumahnya di Dusun Pancor. Diduga akibat kurang berhati-hati, korban tersengat arus listrik yang masih mengalir pada perangkat yang sedang diperbaikinya.

 

Anak korban, Pida Nur Hasanah, 11, yang saat itu berada di dekat lokasi sempat berupaya menolong ayahnya. Namun saat menyentuh tubuh korban, Pida masih merasakan adanya arus listrik sehingga urung memberikan pertolongan langsung. Ia kemudian berteriak meminta bantuan warga sekitar.

 

Warga yang datang segera membantu memutus aliran listrik dan mengevakuasi korban. Sayang, nyawa Mustakim tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan pemeriksaan oleh bidan setempat.

 

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka bakar di telapak tangan kiri korban yang diduga akibat memegang bor listrik saat tersengat arus.

 

Selain Pida Nur Hasanah, kejadian tersebut juga disaksikan Moh. Hasun, 49, seorang petani yang merupakan tetangga korban di Dusun Pancor, Desa Pamolaan.

 

*Keluarga Ikhlas, Tolak Otopsi*

 

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban menyatakan menerima musibah ini sebagai takdir dari Allah SWT. Keluarga sepakat untuk tidak membawa kasus ini ke ranah hukum.

 

Pihak keluarga besar korban juga menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah Mustakim. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang diserahkan kepada pihak berwenang.

 

“Keluarga korban sepakat tidak membawa kejadian tersebut ke ranah hukum dan menyadari kejadian tersebut adalah takdir dari Allah SWT,” demikian keterangan dalam laporan polisi.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat memperbaiki peralatan listrik di rumah. Pastikan aliran listrik sudah diputus total sebelum melakukan perbaikan untuk menghindari risiko tersengat arus listrik yang fatal.

 

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. (MLDN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.