Kapolsek Kedungdung Sidak Pangkalan LPG Dapat Keluhan Warga Soal Langkahnya LPG 3 Kg 

oleh
oleh
banner 468x60

Sampang || Detik24jam.id — Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas LPG 3 Kg, Kapolsek Kedungdung, Iptu Syafriwanto bersama Forkopimcam Kedungdung melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pangkalan LPG di wilayah Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, pada Minggu (19/4/2026).

 

banner 336x280

Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat aparat terhadap keresahan warga yang mengaku kesulitan mendapatkan gas melon bersubsidi. Selain sulit diperoleh, masyarakat juga mengeluhkan harga yang disebut-sebut melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni sekitar Rp 18.000 per tabung. Bahkan harga capai hingga Rp 25.000 sampai Rp 30.000.

 

Saat di konfirmasi Kapolsek Kedungdung Iptu Syafriwanto membenarkan dan ia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam melihat kondisi tersebut. Ia bersama Forkopimcam, Babinsa, turun langsung ke lapangan guna memastikan ketersediaan serta stabilitas harga LPG 3 Kg di tingkat agen.

 

“Kami turun langsung untuk memastikan apakah benar terjadi kelangkaan atau ada kendala lain dalam distribusi. Ini penting agar informasi yang berkembang di masyarakat bisa kami klarifikasi secara nyata di lapangan,” ujarnya. Minggu (19/4/2026).

 

Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa para agen pangkalan LPG di wilayah Kedungdung mengaku tidak menaikkan harga di atas ketentuan. Namun, keterbatasan distribusi dari pihak Pertamina menjadi kendala utama. Bahkan ia menjelaskan pasca Lebaran memang lonjangan pengguna memang lebih banyak di bandingkan dengan hari-hari biasanya.

 

“Kami mendapatkan keterangan dari agen bahwa harga relatif masih stabil, tetapi pengiriman dari Pertamina hanya dilakukan satu minggu sekali. Hal ini tentu berdampak pada ketersediaan stok di tingkat agen,” jelas Kapolsek.

 

Lebih lanjut, Iptu Syafriwanto menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk distributor dan pihak Pertamina, guna mencari solusi atas terbatasnya pasokan LPG di wilayah tersebut.

 

Terkait agar distribusi bisa ditingkatkan, dan kepada pimpinan saya Polres Sampang, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan tidak terjadi kelangkaan,” tegasnya.

 

Iptu Syafriwanto juga saat ditanya soal pangkalan atau agen resmi di Kecamatan Kedungdung ia mengaku belum mengetahui secara pasti namun yang jelas dirinya hanya melihat satu plang nama yang ada tulisan resmi di salah satu agen.

 

“Untuk itu saya belum tahu secara pasti namun yang jelas saya hanya melihat plang nama resmi itu di material jalan yang rusak itu,” tambahnya.

 

Ia juga mengingatkan para agen dan pengecer agar tetap menjual LPG sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, pengawasan akan terus dilakukan untuk mencegah adanya permainan harga maupun penyaluran yang tidak tepat sasaran.

 

“Kami mengimbau kepada seluruh agen dan pengecer agar tidak memainkan harga di atas HET. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.

 

Selain itu, Kapolsek Kedungdung juga menekankan pentingnya distribusi LPG yang tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang berhak menerima subsidi.

 

“LPG 3 Kg ini merupakan subsidi pemerintah untuk masyarakat kurang mampu. Jadi harus benar-benar disalurkan kepada yang berhak, bukan kepada pihak yang tidak memiliki izin atau tidak sesuai peruntukannya,” imbuhnya.

 

Sementara itu, salah satu agen LPG di wilayah Kedungdung mengungkapkan bahwa keterbatasan pasokan menjadi penyebab utama keluhan masyarakat.

 

“Untuk harga masih stabil, tapi pengiriman hanya seminggu sekali. Kami berharap ada penambahan kuota agar kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ucapnya.

 

Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan persoalan kelangkaan LPG 3 Kg di wilayah Kedungdung dapat segera teratasi, serta masyarakat kembali mendapatkan akses yang mudah dengan harga sesuai ketentuan.

 

Adapun yang di datangi sebagai berikut H. Koffar (Agen Tabung Gas), Ramli (Toko Tarum), Buk Muawenah (Toko H. Hotijeh), dan toko lainnya. (MLDN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.