SAMPANG || Detik24jam.id – Insiden kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sampang. Seorang tenaga kesehatan (Nakes) yang berprofesi sebagai perawat, Septi Aisyah (32), dinyatakan meninggal dunia setelah terlibat tabrakan “adu banteng” dengan sebuah truk di Jalan Raya Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Peristiwa memilukan ini bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi M 6401 NK melaju dari arah barat menuju timur. Korban diketahui tengah membonceng putra balitanya, Nizam (3), yang didudukkan di posisi depan.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi, motor yang dikendarai Septi tiba-tiba oleng ke arah kanan saat tiba di lokasi kejadian. Hal ini diduga kuat dipicu oleh pergerakan sang anak yang berada di depan, sehingga korban kehilangan kendali atas kendaraannya.
Naas, pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan (timur ke barat), melaju sebuah truk dengan nomor polisi T 9032 AA yang dikemudikan oleh Wahyu Nugroho (32), warga Mojokerto. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan depan-depan tidak dapat terhindarkan.
Benturan keras tersebut mengakibatkan Septi Aisyah mengalami luka berat. Meski sempat dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Sampang untuk mendapatkan pertolongan darurat, nyawa korban tidak tertolong.
Sementara itu, sang putra, Nizam, dilaporkan selamat namun mengalami luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama. Di sisi lain, pengemudi truk dan penumpangnya, Muhamad Islakhul Muminin (19), dilaporkan dalam kondisi sehat tanpa luka berarti. Kerugian material akibat kerusakan kendaraan ditaksir mencapai Rp 1.000.000.
Pihak Satlantas Polres Sampang bergerak cepat dengan melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut. Menanggapi tragedi ini, Satlantas Polres Sampang kembali menekankan pentingnya aspek keselamatan berkendara, terutama bagi orang tua.
”Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas. Bagi pengendara yang membawa anak kecil, pastikan posisi duduk anak aman dan tidak mengganggu konsentrasi serta kendali motor. Jika merasa lelah atau mengantuk, jangan memaksakan diri, segera istirahat di tempat yang aman,” tulis pernyataan resmi Satlantas Polres Sampang dalam laporannya.
Selain penanganan pasca-kejadian, Polres Sampang menegaskan komitmennya untuk menekan angka kecelakaan melalui langkah preemtif dan preventif. Hal ini dilakukan dengan mengintensifkan patroli di titik rawan kecelakaan (Blackspot) serta memberikan edukasi langsung kepada masyarakat, baik melalui pembagian brosur maupun sosialisasi masif di media sosial.(MLDN)














