Dipicu Masalah Sepele, Pria ODGJ di Tulungagung Bacok Adik Kandung Hingga Masuk Rumah Sakit

by

 

Tulungagung || Detik24jam.id — Suasana Dusun Alfatah, Desa Gendingan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung berubah ramai, karena FC (37) menyerang adiknya, MA (27) dengan senjata tajam, Rabu (1/4/2026). Akibatnya MA mengalami luka di bagian punggung dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Warga kemudian mengamankan FC, sementara MA dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Dari rekam medis, FC diketahui ODGJ yang sudah 3 kali dirujuk ke RSJ.

Dinas Kesehatan akhirnya kembali merujuk FC ke RSJ karena dinilai kondisinya sudah membahayakan.

“Sebelumnya pelaku ini diamankan pemerintah desa, Babinsa sama Bhabinkamtibmas dan pihak Puskesmas. Akhirnya kami putuskan untuk kembali dirujuk,” jelas Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Dinas Kesehatan Tulungagung, dr Aris Setiawan.

Lanjut dr Aris, selama ini FC rutin minum obat untuk kondisi kejiwaannya. Sementara adiknya, MA yang rutin mengambil obat di Puskesmas. Selama 2024 dan 2025, FC sudah tiga kali dirujuk ke RSJ.

“Setelah dirujuk 3 kali sebenarnya kondisinya stabil, dia tinggal minum obat rutin dari Puskesmas,” ungkapnya.

Selama ini FC tinggal bersama adiknya yang lain dengan kondisi berkebutuhan khusus, sedangkan MA tinggal di rumah terpisah.

Keributan sejak kemarin, Selasa (31/3/2026), saat MA datang ke rumah kakaknya ini. FC marah karena MA dianggap mengotori halaman rumahnya.

Kasihumas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, mengatakan MA kembali datang ke rumah FC sekitar pukul 08.30 WIB. FC kembali terlibat cekcok dengan adiknya itu, sehingga membuatnya marah. FC kemudian berjalan menuju ke kadang ayam milik tetangga dan mengambil senjata tajam arit.

“FC kembali sambil membawa senjata tajam itu. Dia langsung menyerang adiknya,” tutup Iptu Nanang.

Ayunan senjata tajam itu mengenai punggung MA hingga menimbulkan 3 luka. Warga sekitar yang melihat kejadian ini memberanikan diri melerai dan merebut arit dari tangan FC. MA dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk mendapatkan perawatan.

Sementara FC setelah kejadian ini bersikap kooperatif dan tidak mengamuk lagi. Dia bahkan dengan sukarela masuk ke dalam mobil ambulans yang menjemputnya. Dinas Kesehatan memutuskan FC kembali dirujuk ke RSJ. (MLDN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *