Pulang Pisau – Kesulitan akses kesehatan bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai kini mendapat perhatian khusus dari Kepolisian Resor Pulang Pisau. Melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud), Polri secara resmi menghadirkan Klinik Terapung sebagai bentuk pengabdian nyata bagi masyarakat di pesisir Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan.
Menggunakan Kapal Polisi (KP) XVIII-135-41, personel Satpolairud yang bekerja sama dengan Seksi Dokkes menyisir wilayah Kelurahan Pulang Pisau. Kapal patroli ini disulap menjadi pusat layanan medis berjalan yang siap melayani warga langsung di depan dermaga atau rumah lanting mereka.
Bakti kesehatan ini tidak hanya sekadar kunjungan formalitas. Warga yang datang ke kapal mendapatkan berbagai pelayanan medis tanpa dipungut biaya sepeser pun, antara lain:
• Pemeriksaan tensi darah dan tanda-tanda vital.
• Konsultasi kesehatan dengan tenaga medis Dokkes.
• Pembagian obat-obatan sesuai keluhan.
• Pemberian suplemen vitamin untuk menjaga imunitas.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polair AKP Widodo, S.E., menegaskan bahwa program ini adalah jawaban atas kendala geografis yang sering dihadapi warga pesisir.
“Kami hadir untuk memastikan negara hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan darat. Kami ingin masyarakat pesisir tidak hanya aman, tapi juga sehat,” ujar AKP Widodo.
Sembari melayani keluhan kesehatan, para personel Satpolairud juga menyisipkan pesan-pesan penting terkait keselamatan kerja di perairan. Warga diingatkan untuk selalu menggunakan pelampung saat beraktivitas di sungai dan turut serta menjaga keamanan lingkungan agar terhindar dari tindak pidana di wilayah perairan.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga. Selain meringankan beban biaya pengobatan, kehadiran Klinik Terapung ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kesejahteraan bersama di wilayah hukum Polres Pulang Pisau.













