Ramadan, Satlantas Polres Pulang Pisau Gencarkan Penling di Titik Rawan, Keselamatan Adalah Bentuk Syukur

by

 

Polres Pulang Pisau – Satuan Lalu Lintas – Momentum bulan suci Ramadan dimaknai Satlantas Polres Pulang Pisau bukan sekadar periode ibadah, melainkan juga penguatan komitmen menjaga keselamatan publik. Di tengah ritme aktivitas warga yang tetap padat meski berpuasa, aparat lalu lintas turun langsung ke jalan mengingatkan satu hal mendasar: disiplin adalah kunci selamat sampai tujuan.

Pada Senin pagi (2/3/2026), personel Satlantas Polres Pulang Pisau menggelar kegiatan Penerangan Keliling (Penling) yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB.

Kegiatan ini dipimpin oleh Iptu Divani Mareta Astuti, S.Tr.K selaku Kasatlantas Polres Pulang Pisau. Di tengah padatnya arus lalu lintas pagi, personel hadir dengan pendekatan humanis, menyapa dan memberikan imbauan langsung kepada para pengguna jalan.

Fokus utama kegiatan menyasar pengendara roda dua (R2) dan roda empat (R4). Bagi pengendara sepeda motor, petugas menekankan pentingnya penggunaan helm berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai perlindungan maksimal apabila terjadi kecelakaan. Sementara itu, pengemudi kendaraan roda empat diingatkan untuk tidak mengabaikan penggunaan sabuk keselamatan (safety belt) selama berkendara.

Tak hanya itu, secara umum masyarakat juga diajak untuk patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas. Imbauan ini menjadi relevan mengingat kondisi fisik saat berpuasa dapat memengaruhi konsentrasi dan refleks pengendara di jalan.

Kasatlantas Polres Pulang Pisau menegaskan bahwa upaya preventif ini bertujuan menekan potensi kecelakaan lalu lintas, terutama pada masa Ramadan ketika aktivitas masyarakat tetap tinggi namun stamina tidak selalu dalam kondisi prima.

“Keselamatan adalah bentuk syukur atas kesehatan yang kita miliki di bulan yang penuh berkah ini. Kami ingin memastikan masyarakat Pulang Pisau bisa beraktivitas dengan aman dan selamat,” ujar Kasatlantas Polres Pulang Pisau Iptu Divani Mareta Astuti, S.Tr.K.

Langkah Penling ini menjadi bagian dari strategi edukatif kepolisian untuk membangun kesadaran kolektif, bukan semata penindakan. Ramadan, yang identik dengan pengendalian diri, diharapkan juga tercermin dalam perilaku berlalu lintas—lebih sabar, lebih tertib, dan lebih peduli pada keselamatan sesama pengguna jalan.

Dengan pendekatan persuasif di titik-titik strategis, Satlantas Polres Pulang Pisau berharap pesan keselamatan tidak berhenti sebagai imbauan, tetapi menjelma menjadi budaya. Sebab di jalan raya, kelalaian sekecil apa pun dapat berujung pada konsekuensi besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *