Sampang || Detik24jam.id – Maraknya aksi perbaikan jalan yang dilakukan masyarakat secara swadaya di sejumlah wilayah Kabupaten Sampang mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Sampang, Rudi Kurniawan. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus menjelaskan kondisi keuangan daerah yang saat ini tengah mengalami keterbatasan. Sabtu, 27/02/2026.
Dalam keterangannya, Rudi Kurniawan menyatakan rasa bangganya terhadap inisiatif warga yang secara gotong royong memperbaiki infrastruktur jalan di lingkungannya masing-masing.
“Kita lakukan bersama masyarakat. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sampang justru sangat berbangga. Artinya masyarakat kita sudah melek dan peduli terhadap perbaikan infrastruktur di Kabupaten Sampang,” ujarnya.
Menurutnya, langkah swadaya tersebut bukan berarti pemerintah menutup mata terhadap persoalan jalan rusak yang selama ini dikeluhkan warga. Ia mengakui, isu jalan rusak memang tengah ramai diperbincangkan karena ada yang belum diperbaiki selama bertahun-tahun.
“Bukan karena kita tidak mau memperbaiki. Memang kondisi anggaran kita sangat terbatas. Transfer daerah turun kurang lebih 10 persen, jadi kemampuan fiskal kita juga terdampak,” jelasnya.
Meski demikian, ia berharap perbaikan jalan yang telah dimulai masyarakat dapat disinergikan dengan program pemerintah daerah. Beberapa ruas jalan yang sebelumnya diperbaiki secara swadaya, lanjutnya, bahkan sudah mulai dilanjutkan oleh pemerintah, terutama yang berstatus sebagai jalan poros kabupaten.
“Kalau itu memang jalan akses poros kabupaten, tentu menjadi kewajiban kabupaten untuk memperbaikinya. Semoga ke depan bisa berkelanjutan seperti itu,” tegasnya.
Rudi juga menambahkan bahwa Pemkab Sampang telah melakukan efisiensi anggaran secara signifikan, terutama pada sektor perjalanan dinas dan belanja lainnya, guna menjaga stabilitas keuangan daerah. Ia berharap kondisi transfer anggaran segera pulih agar program perbaikan infrastruktur dapat berjalan lebih maksimal.
Selain infrastruktur, DPRD juga mendorong penguatan sektor pertanian yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Sampang. “Kurang lebih 60 persen masyarakat kita bergerak di sektor pertanian. Ini harus kita normalisasi dan perkuat karena menjadi penunjang kesejahteraan,” katanya.
Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), ia mengungkapkan capaian masih berada di angka 96,8 persen dan belum menyentuh target penuh. DPRD bersama OPD penghasil PAD terus melakukan evaluasi dan pembahasan melalui pansus untuk mencari terobosan baru peningkatan pendapatan.
Di akhir pernyataannya, Rudi Kurniawan meminta masyarakat bersabar menghadapi kondisi keuangan daerah saat ini. “Saya harap masyarakat bisa memahami bahwa tidak semua perbaikan bisa dilakukan sekaligus karena anggarannya besar. Kalau perlu, saya juga siap ikut menyumbang. Yang terpenting kita tetap gotong royong dan bersinergi,” pungkasnya.(MLDN).

