Kerangka Manusia Ditemukan di Sampang, Polisi Selidiki Identitas Korban

oleh
oleh
banner 468x60

SAMPANG || Detik24jam.id – Sebuah kejadian mengejutkan terjadi pada hari Rabu (21/01/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, ketika seorang operator alat berat secara tidak sengaja menemukan kerangka manusia dewasa lengkap dengan baju dan celana di lokasi bekas lubang galian di Dusun Gayam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

Keterangan resmi mengenai penemuan ini disampaikan Kapolres Sampang AKBP Hartono, S.Pd, MM melalui Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo SH. Menurut informasi yang diterima, lokasi kejadian merupakan area yang akan digunakan untuk pembangunan bangunan baru milik Pondok Pesantren Nazhatut Thullab yang berlokasi di Desa Prajjan, Kecamatan Camplong.

banner 336x280

“Pihak kami mendapatkan laporan pertama dari operator alat berat yang sedang melakukan pekerjaan meratakan tanah dan menutup lubang yang telah tergenang air selama cukup lama. Lubang tersebut memiliki ukuran lebar sekitar 200 cm x 50 cm dengan kedalaman sekitar 1 meter, dan di atasnya telah tumbuh pohon akasia serta rumput yang cukup lebat,” ujar AKP Eko Puji Waluyo dalam keterangan persnya.

Penemuan pertama kali dilakukan oleh Wisholus Sholihin, seorang operator alat berat yang telah bertugas di lokasi tersebut selama beberapa hari. Saat sedang mengoperasikan excavator untuk menutup lubang yang tergenang, alat berat yang dikendalikannya secara tidak sengaja menarik bagian baju yang masih menempel pada kerangka manusia, sehingga mengungkapkan seluruh rangka tubuh beserta pakaian yang dikenakannya.

“Saya sangat terkejut saat melihatnya, langsung saja saya berhenti bekerja dan memberitahu pihak pengelola ponpes serta menghubungi pihak kepolisian,” kata Wisholus Sholihin ketika memberikan keterangan sebagai saksi pertama.

Selain Wisholus, terdapat juga saksi kedua bernama Firman Arisandi, seorang pekerja yang sedang membantu proses pembangunan di lokasi tersebut. Firman yang lahir di Sampang pada 11 Desember 2004 dan bertempat tinggal di Rapa Dejeh, Kecamatan Omben, menyatakan bahwa dirinya berada tidak jauh dari lokasi kejadian ketika penemuan terjadi.

“Saya baru saja datang ke lokasi untuk membawa air minum bagi rekan kerja ketika mendengar suara terkejut dari kakak Wisholus. Ketika saya melihat apa yang ditemukannya, saya langsung merasa tidak nyaman dan membantu untuk menjaga lokasi agar tidak terganggu sebelum pihak kepolisian datang,” ungkap Firman.

Dari pemeriksaan awal yang dilakukan di lokasi, kerangka manusia yang dikenali sebagai korban Mr. X tersebut ditemukan mengenakan berbagai jenis pakaian dan perlengkapan yang masih dapat diidentifikasi. Di antaranya adalah jaket jenis hoodie dengan merk M321, celana jeans merk MRR OXY, sandal merk Volkom, ikat pinggang, baju kemeja hem merk CEKOD, serta celana dalam boxer berwarna biru. Keberadaan barang-barang berpemilik ini diharapkan dapat membantu pihak berwenang dalam mengidentifikasi identitas sebenarnya dari korban.

Setelah mendapatkan laporan, pihak Polres Sampang segera mengambil beberapa tindakan antisipatif. Pertama, melakukan koordinasi langsung dengan pengelola Pondok Pesantren Nazhatut Thullab untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai lokasi bekas lubang galian tersebut, termasuk mengetahui kapan lubang tersebut dibuat dan apakah ada informasi terkait kejadian yang mungkin terjadi di lokasi tersebut sebelumnya.

Kedua, mencatat secara rinci keterangan dari kedua saksi yang ada di lokasi saat kejadian terjadi. Setiap detail yang disampaikan oleh saksi akan menjadi bahan analisis dan penyelidikan lebih lanjut oleh tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Sampang yang telah segera dikerahkan ke lokasi.

Ketiga, melakukan koordinasi penuh dengan bagian Reskrim Polres Sampang untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait kondisi kerangka manusia, termasuk memastikan apakah terdapat unsur kejahatan di balik penemuan ini ataukah korban meninggal karena alasan alamiah dan kemudian terkubur di lokasi tersebut.

“Saat ini kerangka manusia telah kami evakuasi dan simpan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik. Pemeriksaan tersebut akan membantu kami mengetahui lebih jelas mengenai waktu kematian, kondisi tubuh korban saat ini, serta mungkin juga dapat mengungkap identitas sebenarnya dari korban,” jelas AKP Eko Puji Waluyo.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat sekitar untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas atau berita hoaks terkait penemuan kerangka manusia ini. Semua informasi resmi akan selalu disampaikan melalui kanal komunikasi resmi Polres Sampang agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan benar.

“Kami meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh kabar yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Tim penyelidikan kami akan bekerja sebaik mungkin untuk mengungkap seluruh fakta dan kebenaran di balik penemuan ini,” pungkas AKBP Hartono dalam sambutan tambahan.

Sampai saat ini, penyelidikan terkait kasus ini masih terus berlangsung. Pihak kepolisian juga mengajak jika ada masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan ini atau mengenali barang-barang yang ditemukan bersama kerangka manusia, untuk segera menghubungi pihak Polres Sampang atau pos polisi terdekat. (MLDN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.