Remaja Bersenjata Tajam Teror Warga di Dua Kecamatan Gresik Utara, Dua Warga Luka Akibat Serangan Brutal

by

 

Gresik || Detik24jam.id — Gerombolan remaja melakukan penyerangan secara brutal di wilayah Gresik Utara tepatnya di dua lokasi berbeda yakni Desa Lowayu, Kecamatan Dukun dan Desa Ketanen, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Puluhan remaja itu bahkan melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam hingga melukai warga.

Aksi pertama terjadi di kawasan Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Seorang pria asal Kabupaten Lamongan menjadi korban pengeroyokan mendadak saat sedang makan di warung. Korban mengalami luka sabetan senjata tajam pada bagian perut.

“Kejadian sekitar setengah 2 dini hari. Korban luka langsung dilarikan ke Puskesmas Dukun,” kata Kanit Reskrim Polsek Dukun, Aiptu Mohammad Maksum.

Setelah beraksi di Desa Lowayu, gerombolan remaja tersebut bergerak ke arah utara menuju Desa Ketanen, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Berdasarkan rekaman CCTV pukul 01.45 Wib, massa terlihat merangsek masuk ke sebuah rumah sambil melempar batu.

Seorang remaja bernama Ahmad Zaki Syarifuddin yang berada di lokasi ditarik paksa keluar dan dikeroyok oleh puluhan orang.

Akibatnya, korban menderita luka di sekujur tubuh, termasuk luka serius di bagian kepala. Tak hanya itu, 3 handphone yang ada di lokasi juga Digondol para pelaku.

Kapolsek Panceng AKP Khairul Alam menyatakan pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa kondisi korban.

“Info awal untuk korban lagi ngecat rumah bersama teman-temannya lalu di serang sekelompok muda mudi yang paket sepeda motor dari arah selatan,” ucap AKP Khairul Alam.

Aksi anarkis yang terekam kamera CCTV dan viral di media sosial ini langsung mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri setelah kejadian.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu memastikan akan melakukan atensi khusus terkait kejadian kekerasan ini agar situasi di wilayah Gresik kembali kondusif.

“Kami atensi kasus ini,” pungkasnya. (MLDN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *