Berkat Telepon 110 Polres Gresik, Wisatawan Asal Sidoarjo Tersesat di Bawean Ditemukan Selamat

by

 

Gresik || Detik24jam.id — Empat wisatawan asal Sidoarjo yang sempat tersesat hendak pulang dari objek wisata Tanjung Ghe’en, Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, akhirnya ditemukan dalam kondisi Selamat berkat laporan ke layanan darurat 110 Polres Gresik.

Keempat wisatawan yang seluruhnya laki-laki, terdiri dari dua orang dewasa dan dua anak-anak, ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB, Selasa (30/12/2025), setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat perjalanan pulang pada malam hari.

Kepala Desa Kumalasa, Idham Cholik, mengatakan pihaknya menerima informasi dari Polsek Sangkapura setelah adanya laporan wisatawan tersesat yang masuk melalui Call Center 110 Polres Gresik.

“Sekitar pukul 18.00 WIB saya mendapat laporan dari kepolisian bersama Koramil. Setelah itu kami langsung melakukan pencarian bersama warga,” ujar Cholik.

Ia menjelaskan, proses pencarian tidak mudah karena medan menuju lokasi wisata Tanjung Ghe’en cukup berat dan tidak dapat dilalui kendaraan bermotor. Tim pencari harus menyusuri jalur perbukitan dan hutan dengan berjalan kaki.

“Sekitar satu jam pencarian, keempat wisatawan akhirnya ditemukan di pinggir pantai,” ungkapnya.

Menurut penuturan wisatawan, saat hendak kembali mereka sudah kemalaman. Jalur yang dilalui justru membawa mereka kembali ke arah pantai sehingga membuat kebingungan.

“Mereka bilang tiba-tiba jalan pulang kembali ke arah pantai. Sampai akhirnya salah satu wisatawan berteriak minta tolong dan suaranya terdengar oleh tim pencari,” jelas Cholik yang akrab disapa Kholik.

Setelah sumber suara diketahui, tim pencarian langsung menuju lokasi dan menemukan keempat wisatawan dalam kondisi selamat. Selanjutnya, mereka dibawa kembali dan beristirahat di sekitar Kecamatan Sangkapura.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sangkapura, Aipda Wijiono, membenarkan kejadian. Ia menyebut salah satu wisatawan sempat menghubungi layanan darurat 110 Polres Gresik untuk meminta bantuan.

“Benar, ada laporan masuk 110. Alhamdulillah, seluruh wisatawan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi. Ia mengatakan keempat wisatawan tersebut hendak kembali ke Pantai Somor-somor, lokasi awal keberangkatan, usai berwisata ke Tanjung Ghe’en.

“Dalam perjalanan pulang mereka tersesat karena kondisi sudah gelap dan tidak mengetahui Medan,” jelasnya.

Diketahui, objek wisata Tanjung Ghe’en berjarak sekitar lima kilometer dari permukiman warga. Akses menuju lokasi harus melewati jalan naik turun dengan medan terjal serta dikelilingi hutan lindung, ditambah sinyal komunikasi yang tidak stabil. (MLDN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *