SUMENEP || Detik24jam.id – Satuan Lalu Lintas Polres Sumenep memilih jalan edukasi untuk membangun masa depan keselamatan berlalu lintas. Melalui program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Sumenep menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini, Selasa, 23 Desember 2025, di Mapolres Sumenep.
Program ini menjadi bagian dari gerakan Mahameru Lantas, sebuah pendekatan humanis Polri dalam mewujudkan harmoni masyarakat yang empati, responsif, dan unggul dalam berlalu lintas.
Sejumlah personel Banit Kamsel Satlantas Polres Sumenep terlibat langsung dalam kegiatan yang menyasar anak-anak dengan metode persuasif dan komunikatif.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak tidak hanya dikenalkan pada rambu dan etika berlalu lintas, tetapi juga diajak membangun kedekatan emosional dengan aparat kepolisian. Satlantas Polres Sumenep turut menyerahkan helm keselamatan sebagai sarana edukatif sekaligus simbol pentingnya perlindungan diri di jalan raya.
Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, S.E., mengatakan bahwa pendidikan lalu lintas sejak dini merupakan strategi jangka panjang untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di masa mendatang.
“Keselamatan berlalu lintas tidak bisa hanya mengandalkan penindakan. Kesadaran harus dibangun sejak dini, dan anak-anak adalah fondasi utama dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masa depan,” kata AKP Ninit disela-sela kegiatan.
Menurut dia, pendekatan humanis melalui program Polisi Sahabat Anak juga bertujuan membentuk citra Polri yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami ingin anak-anak melihat polisi sebagai sahabat, bukan sebagai sosok yang menakutkan. Dari situ akan tumbuh kepercayaan, kedisiplinan, dan kepatuhan yang lahir dari kesadaran, bukan keterpaksaan,” ujarnya menambahkan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut berjalan aman dan tertib. Dokumentasi kegiatan menjadi bagian dari laporan resmi Satlantas Polres Sumenep kepada pimpinan sebagai bentuk pertanggungjawaban institusional.
Melalui program ini, Satlantas Polres Sumenep menegaskan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak semata dilakukan di jalan raya, melainkan dimulai dari ruang-ruang edukasi yang menyentuh kesadaran masyarakat sejak usia paling awal. (MLDN)













