Sampang || Detik24jam.id – Puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Sampang berlangsung khidmat dan penuh haru. Acara yang digelar pada Minggu (23/11/2025) ini dihadiri ribuan guru dari berbagai jenjang pendidikan, baik PNS maupun PPPK, serta seluruh pengurus PGRI se-Kabupaten Sampang.
Dalam sambutannya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan generasi bangsa.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju: Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”. Tema tersebut, kata Bupati, sangat relevan dengan tantangan pendidikan di era percepatan teknologi dan kecerdasan buatan.
> “Delapan puluh tahun perjalanan PGRI adalah kisah panjang tentang pengabdian, perjuangan, dan cinta yang tulus dari para guru kepada bangsa. Guru bukan hanya mengajar, tetapi mendidik. Mereka membentuk karakter, akhlak, dan budi pekerti generasi masa depan,” ujar Bupati Slamet Junaidi dalam amanat resminya.
Bupati juga menegaskan bahwa kecerdasan buatan dapat menjadi alat bantu pembelajaran, namun tidak akan mampu menggantikan ketulusan dan sentuhan moral seorang pendidik.
> “Di tengah kemajuan teknologi, ada satu hal yang tidak tergantikan: seorang guru yang mengajar dengan hati. AI bisa membantu proses belajar, tetapi tidak bisa menggantikan empati dan inspirasi dari seorang guru sejati,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Sampang, lanjut Bupati, berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru, penyediaan sarana belajar yang lebih baik, serta kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk PGRI.
> “Kami ingin memastikan setiap anak di Sampang mendapatkan pendidikan berkualitas dari guru-guru yang profesional dan berdedikasi. Keberhasilan pendidikan adalah keberhasilan perjuangan Bapak/Ibu semua,” kata Bupati.
Pada akhir amanatnya, Bupati Slamet Junaidi mengajak seluruh tenaga pendidik di Sampang untuk terus bersatu dan memperkuat solidaritas demi mewujudkan SDM Sampang yang hebat dan Indonesia Emas 2045.
> “Dengan guru-guru bermutu dan PGRI yang solid, cita-cita besar itu bukan sekadar mimpi, tetapi kenyataan yang sedang kita perjuangkan bersama,” pungkasnya.
Acara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI ini ditutup dengan penghormatan kepada seluruh guru yang telah memberikan pengabdian luar biasa bagi pendidikan di Kabupaten Sampang.
Dirgahayu PGRI. Selamat Hari Guru Nasional 2025. (MLDN)

