Polisi Ungkap Hasil Uji Lab Cairan Putih yang Ditemukan di Alat Kelamin Sevi Ayu Claudia

by
Polisi Ungkap Hasil Uji Lab Cairan Putih yang Ditemukan di Alat Kelamin Sevi Ayu Claudia

 

Gresik || Detik24jam.id — Satreskrim Polres Gresik telah menguji cairan yang ditemukan di tubuh Sevi Ayu Claudia (30) ke laboratorium forensik atau labfor.

Cairan putih tepatnya di temukan alat kelamin korban pembunuhan yang merupakan driver ojol asal warga Sidoarjo atau kasus mayat dalam kardus.

Adanya cairan putih itu sebelumnya disampaikan Kapolres Gresik saat menjelaskan hasil otopsi perempuan yang dibunuh oleh Syahrama (36) asal warga Sidoarjo itu.

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz mengatakan bahwa pihaknya telah mengirim sejumlah sampel untuk diuji labfor.

“Yang pertama cairan putih di tubuh korban hasil labfor sudah keluar. Dan hasilnya menunjukkan cairan itu milik korban atau bukan sperma,” katanya. Kamis 31 Juli 2025.

Cairan putih yang diuji ke labfor itu salah satunya untuk membuktikan adanya tindakan pemerkosaan atau tidak.

Karena sebelumnya jasad Sevi Ayu Claudia yang dibungkus kardus dan dibuang di Kedamean, Gresik pada Minggu 27 Juli 2025, dini hari ditemukan tanpa mengenakan pakaian dalam, hanya pakaian luar.

“Untuk itu kami melakukan serangkaian pemeriksaan secara intensif. Termasuk menguji keterangan korban,” tambahnya.

Selain cairan putih, pihaknya juga menguji toksikologi di tubuh korban untuk memastikan adanya kandungan racun atau tidak. Dan juga kuku mayat.

“Untuk Uji labfor toksikologi belum keluar. Nanti secara rinci akan disampaikan saat pers rilis,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Sevi Ayu Claudia ditemukan tak bernyawa dengan keadaan terbungkus kardus dan plastik di Kedamean, Gresik. Minggu 27 Juli 2025.

Hasil penyelidikan, driver ojol itu dibunuh oleh Syahrama (36) dengan dipukul menggunakan alat pemotong kertas dan dicekik di sebuah foto kopi daerah Sidoarjo hingga meninggal dunia.

Pelaku mengaku motif ia membunuh perempuan lajang itu karena sakit hati lantaran dijanjikan masuk cleaning service dengan membayar Rp 5.000.000, tapi gagal. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *