Tabrak Lari Hingga Korban Meninggal Dunia di Suramadu, Pengemudi Pikap Ditangkap Satlantas Polres Bangkalan

oleh
oleh
Tabrak Lari Hingga Korban Meninggal Dunia di Suramadu, Pengemudi Pikap Ditangkap Satlantas Polres Bangkalan
banner 468x60

 

Bangkalan || Detik24jam.id – Aksi tabrak lari yang terjadi di Suramadu pada Minggu 13 Juli didalami Polisi.

banner 336x280

Seorang pemuda asal Surabaya ditangkap setelah terbukti menabrak pengendara sepeda jalur mobil Jembatan Suramadu.

Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono mengatakan, pelaku tabrak lari yakni AR (25), warga asal Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya.

Kejadian tabrak lari itu bermula saat pelaku sedang mengemudikan Pikap dengan Nopol L 8392 NC.

Pada Polisi, pelaku mengaku mengantuk saat tiba di Suramadu.

“Jadi pelaku ini baru selesai mengirim material bangunan ke Kabupaten Sampang, lalu hendak kembali ke Surabaya,” ujarnya, Senin 21 Juli 2025.

Setibanya di Suramadu, pelaku mengemudi dalam kondisi mengantuk.

Pelaku mengaku mengalami Microsleep dan tidak sengaja menabrak Taufik Hidayat (57), warga asal Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura yang sedang bersepeda di Jembatan Suramadu menggunakan jalur mobil.

“Pelaku mengalami Microsleep dan setelah menabrak pelaku kabur karena panik,” katanya.

Polisi lalu melakukan pengecekan kamera pengawas di sepanjang Jembatan tersebut untuk mengungkap Nopol mobil pelaku.

Setelah berhasil ditelusuri, Polisi mendatangi rumah pelaku dan menangkapnya.

“Kami amankan pelaku di rumahnya di Gubeng, Kota Surabaya,” ujarnya.

Tak hanya itu, Polisi mengamankan barang bukti pihak berwarna putih yang sebelumnya dikemudikan pelaku.

Saat diamankan, Pikap masih ada di bengkel untuk dilakukan perbaikan karena penyok usai menabrak korban itu.

“Pelaku dan barang bukti lalu kami amankan dan bawa ke Mapolres Bangkalan,” katanya.

Ia juga mengimbau, jika terjadi kejadian serupa, pengemudi motor diminta tidak kabur.

Namun, segera menghentikan kendaraan dan memberikan pertolongan pada korban.

“Lalu silakan lapor ke Polisi dan juga memberikan keterangan terkait kejadian tersebut, jangan malah kabur,” katanya.

Sebelumnya, korban ditabrak oleh Pikap putih saat sedang gowes di Jembatan Suramadu.

Rencananya, korban akan melakukan gowes bersama kelompok pesepeda di Surabaya. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.