Penemuan Bayi Laki-laki di Persawahan Dusun Bundan Ketapang Sampang

by
Penemuan Bayi Laki-laki di Persawahan Dusun Bundan Ketapang Sampang

 

Sampang || Detik24jam.id – Suasana tenang di Dusun Bundan, Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendadak berubah gempar.

Pasalnya terdengar suara tangis Bayi dari Sawah sekitar rumah warga dalam kondisi memprihatinkan. Kamis 26 Juni 2025.

1. Kronologi Penemuan
Bayi laki-laki ditemukan anak-anak yang sedang bermain layanan di Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Madura, Jawa Timur.

Penemuan mengejutkan ini bermula dari aktivitas pagi seorang warga bernama Muhammad Ruzak.

Pada saat itu ia baru pulang bekerja dan tiba-tiba dipanggil oleh anak-anak disekitaran rumahnya yang sedang bermain layangan sambil berteriak bahwasanya ada seorang bayi yang sedang menangis di area persawahan, setelah itu saksi mendatangi TKP dan benar menemukan seorang Bayi laki-laki dan masih melekat dengan ari-ari beserta tali pusarnya ( masih dalam keadaan hidup).

“Saya langsung membawa Bayi tersebut ke rumah bidan Desa Ketapang Barat (ibu Bidan Didin) untuk diperiksakan dan selanjutnya bidan Desa Ketapang Barat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ketapang,” ungkap Muhammad Ruzak.

2. Kondisi Bayi membaik
Bayi dalam penanganan petugas kesehatan di RSU Ketapang. Beruntung, Kondisi Bayi kini sudah membaik.

3. Polisi memburu pelaku
“Polsek langsung koordinasi dengan Unit Reskrim Polres Sampang guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Ketapang AKP Eko Puji Waluyo.

Kapolsek Ketapang AKP Eko Puji Waluyo mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini atau mencurigai seseorang yang baru melahirkan namun tak terlihat memiliki Bayi, untuk segera melapor.

“Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap siapa pelaku yang tega membuang Bayi tak berdosa ini,” tambahnya.

Kasus ini menyisakan keprihatinan mendalam di kalangan warga setempat.

Banyak yang berharap pelaku segera ditemukan dan diberi hukuman setimpal. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *