Bupati Sampang Sidak Langsung RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang

by
Bupati Sampang Sidak Langsung RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang

 

Sampang || Detik24jam.id – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) langsung ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, dan juga melakukan rapat tertutup bersama Jajaran Direksi dan Manajer.

Sekitar 45 menit berlangsung rapat tertutup di Ruang Direktur Utama, Bupati Sampang menyampaikan kepada awak media, bahwa dirinya melakukan sidak tersebut untuk memastikan pelayan RSUD dr. Mohammad Zyn Kabupaten Sampang berjalan dengan baik dan juga dalam rapat tersebut menyinggung masalah kerusakan mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI) ‘Pencitraan Resonansi Magnetic’,

“Hari ini kami melakukan sidak di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, tidak lain sebagai tanggung jawab bersama untuk memastikan pelayanannya apakah sudah berjalan dengan baik atau tidak, juga kami tadi mengadakan rapat tentang mesin MRI yang rusak,” katanya, Selasa 17 Juni 2025.

Dia juga menyinggung di periode pertamanya sudah membeli mesin MRI tepatnya pada Tahun 2023, dengan harga yang lumayan yaitu 24 miliar namun ada tragedi di tahun 2024 tepatnya tanggal 11 bulan Desember, mesin itu rusak karena ada tabung oksigen ikut masuk.

“Di periode pertama kalah menggagarkan untuk membeli mesin MRI dengan harga yang lumayan mahal, guna menunjang alat medis di rumah sakit ini, karena mesin itu rumah sakit se-Madura belum ada, tetapi ada kelalaian maka mesin itu rusak,” terangnya.

Maka dari itu, Bupati Sampang akan segera melakukan perbaikan mesin MRI guna bisa bermanfaat untuk masyarakat Madura khususnya Kabupaten Sampang.

“Setelah kami bertanya kepada Direktur nya, kita membutuhkan dana hingga 4 miliar, agar bisa kembali beroperasi, sehingga berguna untuk para pasien rumah sakit se-Madura,” ucapnya.

Masih ditempat yang sama, Plt. Direktur Utama RSUD dr. Mohammad Zyn, menjelaskan, membenarkan bahwa Bupati Sampang melakukan kunjungan untuk memastikan pelayanan Kesehatan yang ada di rumah sakit yang dipimpinnya.

“Beliau ini sangat serius dan konsen dalam pelayanan, apalagi pelayanan kesehatan, karena baginya itu sebuah keharusan, yang bersentuhannya langsung dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Saat disinggung masalah kerusakan mesin MRI, dia menerangkan, bahwa ada kerusakan mesin MRI, maka dari itu kata dia telah mengusulkan kepada Bupati Sampang melakukan perbaikan.

“Ada alat yang namanya MRI, itu telah terjadi kecelakaan kerja, ada ketidak sengajaan petugas kami ada tabung oksigen ikut masuk, maka dari itu untuk perbaikan butuh tenaga teknis tersendiri, maka dari dalam perbaikannya membutuhkan waktu,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *