Program MBG di Sampang Baru Terealisasi dan Dimulai Dari Kecamatan Jrengik

by
Program MBG di Sampang Baru Terealisasi dan Dimulai Dari Kecamatan Jrengik

 

SAMPANG || Detik24jam.id – Upaya nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kembali ditunjukkan di Kabupaten Sampang. Hari ini, Yayasan Garda 08 secara resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersamaan dengan peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Taman, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.

Acara launching yang berlangsung pada Selasa pagi (10/6) dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sampang, H. Ahmad Mahfud, jajaran Forkopimda, seluruh Kepala OPD, Forkopimcam, Camat Jrengik, MUI Jrengik, serta para Pj Kepala Desa se-Kecamatan Jrengik dan lembaga penerima manfaat.

Program MBG ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis gizi, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil serta menyusui, guna menekan angka kekurangan gizi dan stunting.

Sasaran program ini mencakup sembilan desa di Kecamatan Jrengik, yakni Jungkarang, Kalangan Prao, Panyepen, Jrengik, Taman, Kotah, Omajang, Margantoko, dan Nonggal Asem. Sebanyak 3.464 porsi makanan bergizi telah disiapkan untuk siswa mulai dari tingkat PAUD hingga MA.

Namun, sekitar 3100 porsi hari ini selasa (10/6) disalurkan karena sebagian sekolah tengah melaksanakan ujian akhir semester.

Ketua Yayasan Garda 08 Kecamatan Jrengik, H. Maduddin, menegaskan bahwa program ini murni dilandasi oleh kepedulian kemanusiaan, bukan orientasi bisnis. Bahkan, demi kelancaran distribusi, ia rela mengorbankan mobil pribadinya untuk mengantar makanan ke sekolah-sekolah. Saat ini, distribusi didukung oleh dua armada SPPG serta 1 kendaraan pribadi miliknya.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak yang kekurangan gizi, terlebih mengalami stunting,” ujar H. Maduddin, yang juga pemilik dapur utama MBG.

Kegiatan MBG SPPG Jrengik melibatkan 50 orang karyawan, yang bekerja dalam tiga shift setiap hari: pagi, siang, dan sore. Seluruh proses pengolahan dan distribusi makanan dijalankan dengan prinsip kehigienisan, keseimbangan gizi, dan keamanan konsumsi.

Ratna Nurhandayani, selaku Kepala SPPG Jrengik, menyampaikan bahwa pihaknya siap menjalankan mandat besar ini secara profesional dan bertanggung jawab.

Ia berharap sinergi dengan berbagai pihak terus terjalin demi keberlangsungan program.

Sementara itu, Wakil Bupati Sampang, H. Ahmad Mahfud, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya karena tengah mengikuti rapat penting.

Ia mengapresiasi penuh inisiatif Garda 08 yang dinilainya telah menjadi pionir pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sampang.

“Program ini adalah bagian dari visi Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia yang sehat dan kuat. Jrengik menjadi contoh awal yang sangat baik, dan saya berharap inisiatif ini bisa menyebar secara masif ke seluruh kecamatan,” ujarnya.

H. Ahmad Mahfud juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan orang tua, untuk turut mendukung keberhasilan program MBG.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi, koordinasi, dan sinergi lintas sektor dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

MBG bukan sekadar program bantuan, tapi gerakan bersama untuk masa depan anak-anak bangsa.”Pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *