Gresik || Detik24jam.id – Seorang pelajar SMP meregang nyawa dalam insiden kecelakaan maut di Jalan Raya Sidomulyo, Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (24/5/2025) sore.
Peristiwa nahas ini disebabkan oleh pemotor lain yang berkendara secara ngawur.
Korban berinisial ESD (14), pelajar kelas VIII, asal warga Desa Drancang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
Saat kejadian, dia dibonceng oleh teman satu desanya berinisial KWAS (15), mengendarai sepeda motor Honda N-Max W 6641 EW.
Kapolsek Menganti AKP Moch. Dawud dalam keterangannya mengatakan, kecelakaan bermula saat kendaraan roda dua yang tidak diketahui identitasnya menyeberang Jalan dari Utara ke Selatan. Pengendara itu keluar dari depan rumah makan Geprek Pahlawan.
“Saat menyeberang, Pengendara tersebut kurang memperhatikan kondisi jalan dan situasi lalu lintas,” ungkap AKP Moch. Dawud. Minggu (25/5/2025).
Nahas, saat bersamaan melaju dari arah barat ke timur sepeda motor Honda N-Max yang dikendarai korban bersama temannya.
Karena jarak yang sudah dekat, kecelakaan pun tidak terhindarkan.
Akibat tabrakan yang terjadi, korban ESD terpental dari tumpangannya. Pelajar belia itu pun terjatuh di aspal hingga mengalami luka parah.
“Korban meninggal dunia dan dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik,” tandasnya.
Sementara, KWAS nyawanya masih tertolong. Dia tidak mengalami luka berarti.
Di sisi lain, pengendara ngawur yang menyebabkan kecelakaan itu melarikan diri.
“Saat ini kasus kecelakaan tersebut sudah kami koordinasikan dengan Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik guna penanganan lebih lanjut,” tutupnya. (Red)

