Belasan ASN Gresik Terjaring Razia Gabungan Saat Jam Kerja

by
Belasan ASN Gresik Terjaring Razia Gabungan Saat Jam Kerja

 

Gresik || Detik24jam.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Inspektorat Pemkab Gresik menggelar razia mendadak terhadap pegawai pemerintah yang keluar di jalan Kerja, Selasa (20/5/2025) pagi.

Hasilnya, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) kedapatan sedang bersantai di warung kopi (Warkop) saat seharusnya bekerja.

Operasi yang dimulai pukul 08.30 Wib itu menyasar sejumlah titik nongkrong yang kerap menjadi tempat pelarian pegawai di jam produktif.

Dalam giat tersebut, turut hadir Ketua Komisi 1 DPRD Gresik Muhammad Rizaldi Saputra, yang mendampingi tim gabungan.

Razia dimulai dari Warkop AGP, Warkop Ambon, Warkop Recas, Warkop You Dewi, hingga Warkop Pojok Bunder Asri.

Petugas juga menyasar Warkop Soja, Warkop Rindang Jati, Warkop Pule ABR, Warung Embeth, dan warung-warung sekitar Jalan Arif Rahman Hakim.

Hasilnya cukup mencengangkan. Di Warkop Rindang Jati, petugas menemukan tujuh pegawai dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) tengah asyik nongkrong.

Sementara itu, tiga pegawai dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) terjaring di Warkop Ambon. Di Warkop Pule ABR, dua pegawai Dinas Kesehatan ikut terciduk.

Warung di sekitar Jalan Arif Rahman Hakim tak luput dari razia, dengan lima pegawai ditemukan, dua di antaranya berasal dari Dinas Pendidikan (Dispendik) dan tiga lainnya adalah guru dari SMA Negeri 1 Gresik.

“Ini menjadi peringatan keras bagi pegawai agar tidak meninggalkan tanggung jawab tanpa alasan jelas,” ujar Agustin Halomoan Sinaga, Kepala Satpol PP Gresik, Selasa (20/5/2025).

Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif. Operasi ini diklaim sebagai bentuk penegakan disiplin dan upaya pemulihan etika Kerja birokrasi.

“Razia ini bertujuan menegakkan disiplin dan integritas pegawai pemerintah. Kami ingin memastikan bahwa Aparatur sipil negara benar-benar menjalankan tugasnya di jam kerja, bukan malah meninggalkan kewajiban untuk hal-hal yang tidak sesuai semestinya,” tegas Agustin Halomoan Sinaga.

Razia semacam ini akan terus berlanjut, mengingat potret kinerja ASN menjadi sorotan publik. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *