Penyelundupan Pupuk Subsidi 9,6 Ton di Sampang, Sosok yang Menyuruh Sopir Mangkir Dari Pemeriksaan

by
Penyelundupan Pupuk Subsidi 9,6 Ton di Sampang, Sosok yang Menyuruh Sopir Mangkir Dari Pemeriksaan

 

SAMPANG || Detik24jam.id – Batang hidung otak kasus penyelundupan 9,6 ton Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Sampang, Madura sampai saat ini belum terlihat.

Dengan begitu, Polres Sampang terus mendalami kasus tersebut. Sejauh ini sudah ada dua saksi yang diperiksa, salah satu dari PT Pupuk Indonesia.

Namun, tim penyidik masih memerlukan saksi lebih sehingga, bakal memanggil saksi tambahan terutama dari pihak yang berhubungan dengan penyalahgunaan tersebut.

“Sudah kami panggil, tapi belum bisa hadir. Saksi ini dari pihak yang diduga menyuruh supir truk untuk mengantarkan pupuk bersubsidi,” kata Kapolres Sampang AKBP Hartono, Kamis (24/4/2025).

Pihaknya enggan membeberkan identitas saksi itu, yang jelas tim penyidik menginginkan saat proses pemeriksaan nanti, dapat dikembangkan ke arah asal usul pupuk yang diselundupkan.

“Untuk pihak distributor belum kami panggil, kami ingin mengarah ke yang menyuruh supir truk ini dulu. Baru nanti dikembangkan ke instansi,” terangnya.

Pihaknya berjanji akan mengungkap kasus penyelundupan pupuk itu sebab, bertolak belakang dengan program pemerintah pusat swasembada pangan.

“Pupuk merupakan salah satu upaya meningkatkan produksi tanaman pangan sehingga, kami berharap di Sampang steril dari penyalahgunaan pupuk bersubsidi,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *