Gresik || Detik24jam.id — Upah Minimum Kabupaten (UMK) Gresik tahun 2025 diputuskan naik menjadi Rp 4.874. 133, dari UMK Gresik 2024 yang sebesar Rp 4.642. 031
Kenaikan dan besaran UMK Gresik 2025 tersebut diputuskan oleh Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono melalui SK Gubernur bernomor 100.3.3.1/775/KPTS/013/2004 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur tahun 2025
Besaran UMK Gresik 2025 itu lebih kecil dari yang diusulkan Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani usai rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Gresik beberapa waktu lalu
Usulan UMK Gresik 2024 oleh Pemkab Gresik yang ditandatangani Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani sebesar Rp 4.943. 763.02, dengan asumsi Kenaikan 6,5%
Kepada Disnaker Pemkab Gresik Zainul Arifin menyampaikan, meski diputuskan lebih rendah dari yang diusulkan, namun UMK Gresik 2025 tetap yang tertinggi nomor dua setelah Kota Surabaya
Besaran UMK Gresik yang diputuskan Pj Gubernur Jawa Timur tersebut mencerminkan Kenaikan 5 %
“Jadi memang yang memutuskan adalah Gubernur, dalam hal ini Pj Gubernur Jawa Timur, kami mengusulkan sesuai Permenaker terbaru yang mengatur Kenaikan 6,5 %,” tutur Zainul Arifin
Dalam salinan keputusan Pj Gubernur Jawa Timur yang didapatkan awak media, UMK 2025 tertinggi di Jawa Timur masih dipegang Kota Surabaya dengan sebesar Rp 4.961.753, kemudian nomor dua Kabupaten Gresik dengan besaran UMK Rp 4.874.133, disusul Kabupaten Sidoarjo sebesar Rp 4.870.511, kemudian Kabupaten Pasuruan sebesar Rp 4.866.890, dan Kabupaten Mojokerto sebesar Rp 4.856.026
(MLDN)

