Sampang || Detik24jam.id – Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Sampang periode 2024–2029, H Abdullah Hidayat menepis adanya isu yang menyebut dirinya terlibat dalam kasus dugaan penyimpanan Pupuk bersubsidi di Sampang
Kepada sejumlah wartawan H Abdullah Hidayat menegaskan bahwa isu itu tidak benar alias Hoax, dan isu itu sengaja dimainkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan citra negatif kepada masyarakat saat pencalonan dirinya sebagai Wakil Bupati Sampang yang berpasangan dengan Kiai Mamak
“Isu itu tidak benar dan tidak berdasar bahkan cenderung fitnah. Karena mulai dulu sampai sekarang saya tidak pernah bekerja Pupuk, apalagi terlibat seperti yang diisukan. Itu bisa di cek dan dibuktikan,” katanya. Sabtu 09/11/2024 pagi
H Abdullah Hidayat Wakil Paslon No 01 Mandat itu menegaskan, tudingan tersebut hanya Strategi Politik lawan yang tidak substansial
Ia percaya masyarakat dapat melihat dengan jelas komitmen dan rekam jejaknya semasa menjabat Wakil Bupati Sampang periode 2019–2024
“Soal kepemilikan gudang di Torjun itu memang benar. Tapi statusnya itu disewa oleh PT Aneka Jasa Grahadika (AJG). Dan itu sudah berjalan sejak sebelum saya menjabat Wakil Bupati Sampang,” terangnya
H Abdullah Hidayat juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya ataupun terpengaruh oleh informasi Hoax dan berita-berita bohong tentang dirinya
“Kita fokus pada masa depan Sampang yang lebih baik, dan saya mengajak warga masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak terbukti. Kabupaten Sampang layak mendapatkan pemimpin yang bekerja dengan integritas dan mengerti apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar H Abdullah Hidayat Paslon 01 Mandat
Ia menambahkan persoalan pendistribusian Pupuk bersubsidi di Kabupaten Sampang relatif mudah untuk dicari akar permasalahannya
Yakni dengan cara memaksimalkan pengawasan distribusi pupuk, untuk mencegah terjadinya penyimpangan
“Persoalan seperti ini harus segera diselesaikan. Dimana letak masalahnya, kita cari solusinya, tidak harus menunggu momen Pilkada baru dibahas. Kasihan masyarakat petani kalau persoalan seperti ini baru dituntaskan setelah jadi Bupati dan Wakil Bupati,” ujar H Abdullah Hidayat Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Sampang
(MLDN)













