GRESIK || Detik24jam.id – Suyanto, Ketua Perkumpulan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Gresik yang juga menjabat sebagai Dosen senior Fakultas Hukum yang barusan menjabat Assoc Profesor di bidang hukum kini didapuk menjadi Ketua Yayasan Universitas Gresik.
Sebagai seorang advokat, pengamat hukum serta pengurus di beberapa organisasi dan lembaga yang ada di Kabupaten Gresik, kiprah Suyanto tak perlu diragukan lagi.
Di bawah kepemimpinannya, Badan Permasyarakatan Desa (BPD) makin maju dan menjadi salah satu inisiator dalam kemajuan di segala sektor, mulai hukum, politik, pendidikan maupun sosial.
“Alhamdulillah, diberi amanah untuk menjadi Ketua Yayasan Usman Sadar Gresik, ini menjadi amanah luar biasa untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Gresik,” kata Suyanto dalam sambutannya.
Terutama untuk kemajuan di Universitas Gresik (Unigres) dan Akademi Analis Kesehatan Delima Husada Gresik.
Menurutnya, prinsipnya jika memajukan lembaga, instansi maupun komunitas itu harus punya atau bisa handarbeni” diambil dari pepatah Jawa “Mulat Sarira Hangrasa Wani, Rumangsa Melu Handarbeni, Wajib Melu Angrungkebi” yang berarti merasa ikut memiliki, wajib ikut menjaga dan membela. Apalagi, saat ini Universitas Gresik punya moto baru yakni Unigres Melaju, Unigres Baru.
“Saya mengajak seluruh civitas akademisi, tenaga pendidik maupun kependidikan untuk handarbeni. Kalau kita punya rasa memiliki dan menjaga. Maka kita akan menjadikan Unigres maupun AAK Delima Husada ini bisa terus melaju dan baru,” pungkas Suyanto
Editor : MLDN















