SAMPANG || Detik24jam.id – Bupati H. Slamet Junaidi selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) membuka Jambore Cabang III Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sampang di Bumi Perkemahan SSC, Kelurahan Dalpenang, Kabupaten Sampang, Senin (18/12/2023).
Jambore ke III tersebut akan berlangsung selama lima hari sejak Senin hingga Jum’at (18-22 Desember 2023).
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat selalu Ketua Kwarcab Pramuka Sampang, Ketua Kwarcab Pramuka se Madura, Kepala OPD dan para Camat.
Ketua Kwarcab Pramuka Sampang sekaligus Wakil Bupati H. Abdullah Hidayat menyampaikan bahwa sejarah Jambore Cabang pertama digelar pada tahun 1985 kemudian yang kedua tahun 2004 dan ketiga tahun 2023.
Adapun tema Jamcab ke III yakni dengan semangat Hari Jadi Sampang ke 400 kita wujudkan Pramuka yang mandiri, terampil dan produktif untuk Sampang Hebat Bermartabat.
“Total keterlibatan ada sebanyak 1211 peserta gabungan penggalang baik SD/MI sederajat dan SMP/MTS sederajat seluruh Kabupaten Sampang,” ungkapnya.
Nantinya, selama lima hari tersebut para peserta akan diberikan banyak materi seperti halnya ketrampilan dan teknik kepramukaan, wawasan kebangsaan, kewirausahaan, penanggulangan bencana dan Pramuka dewasa
Bupati Sampang sekaligus sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) H. Slamet Junaidi menyampaikan bahwa kegiatan Jambore yang berupa perkemahan besar tersebut diharapkan dapat menjadi candradimuka.
Jambore tersebut dihadapan juga dapat mencetak pramuka yang cerdas, kreatif, produktif, berjiwa sosial, nasionalis dan bertaqwa serta mampu menebarkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan antar anggota.
“Wujudkan generasi yang berkualitas dan berdaya saing sejalan dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.
Dirinya meyakini tujuan tersebut dapat dicapai melalui ajang jambore karena di dalamnya para anggota Pramuka tak hanya belajar teknik kepramukaan namun juga ikut serta dalam kegiatan yang mengangkat tema seni budaya lokal.
Pentingnya pendidikan kepramukaan bagi generasi muda tersebut dihadapkan dapat dijadikan program prioritas di setiap satuan pendidikan di Kabupaten Sampang.
“Pemkab Sampang pasti sangat mendukung kegiatan kepramukaan karena dampaknya sangat positif bagi mental dan kreativitas anak anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Dirinya berharap Kwarcab Gerakan Pramuka Sampang dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pembinaan kegiatan kepramukaan terus optimal.
Editor : MLDN

